MEDAN I SUMUT24.co
Duta Besar RI untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya mengatakan bahwa IID merupakan program unggulan bersifat tahunan KBRI Singapura sejak tahun 2018. Tahun ini, IID dilaksanakan secara virtual melibatkan ratusan investor Singapura dan 11 provinsi di Indonesia Sumut, Sulawesi Utara, DKI Jakarta, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau dan Sulawesi Selatan.
Baca Juga:
“Sumut merupakan provinsi ketiga yang melakukan showcase (memamerkan) potensi daerah setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Menyusul tujuh provinsi lainnya yang akan berlangsung hingga Oktober. IID kita harapkan mampu menjembatani dan memudahkan para investor menjajaki proyek-proyek pembangunan di daerah Indonesia untuk dikerjasamakan,†ungkap Ngurah Swajaya.
IID 2020, lanjut Ngurah Swajaya, akan ditindaklanjuti dengan virtual meeting atau membuat permintaan pertemuan virtual antara investor yang memiliki minat untuk menanamkan modal dengan penanggung jawab proyek.
“Kita harapkan IID 2020 melahirkan penandatanganan bisnis dan kerja sama antara investor Singapura dan Pemda yang terlibat,†tutupnya.
Adapun beberapa rangkaian acara IID 2020 North Sumatera adalah pengenalan beberapa proyek oleh penanggung jawab yakni Kaldera Toba oleh Kepala BPODT Arie Prasetyo, Rusunawa oleh Kepala Dinas PKP Sumut Ida Mariana, Jalur Kereta Api Siantar-Parapat dan LRT Mebidang oleh Kepala Dinas Perhubungan Sumut Abdul Haris Lubis.
Acara diawali dengan menyaksikan video sambutan Gubernur BI Pusat Perry Warjiyo dan Kepala BKPM Bahlil Lahadia, dilanjutkan dengan tanya jawab antara investor dan penanggung jawab proyek, foto bersama dan diakhiri dengan acara puncak peluncuran website NSI oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Wiwiek Sisto Widayat, Kepala Bappeda Sumut Hasmirizal Lubis dan Kepala Dinas PM-PTSP Sumut Arief Trinugroho.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News