Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes Medan WNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota
Baca Juga:
MEDAN Â I SUMUT24.co
Dugaan suap jabatan di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemeng) Sumut yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mendapat desakan agar diungkap ke publik. Massa mintak oknum yang terlibat segera ditangkap.
Puluhan massa dari Persatuan Mahasiswa Sumatera Utara (PMSU) berunjuk rasa di Kantor Kejatisu, Jalan AH. Nasution, Medan, Kamis 9 Juli 2020, meminta Kajatisu Amir Yanto untuk sungguh-sungguh mengungkap dugaan suap jabatan di Kanwil Kemeng Sumut.
“Kami mendukung kajatisu Pak Amir Yanto untuk bekerja profesional menangani kasus dugan suap jabatan di Kanwil Kemenag Sumut. Pak Amir Yanto harus buktikan kinerjanya sebagai kepala kejaksaan di Sumut ini,” kata Koordinator Aksi PMSU Sahnan Siregar didampingi Koordinator Lapangan Iman Harahap.
Dalam orasinya, Sahnan memberkan dugaan suap jabatan di Kanwil Kemenag Sumut terungkat diawal dari Plt. Kepala Departemen Agama (Depag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Zainal Arifin ke mantan Kepala Kanwil Kemenag Sumut Iwan Zulhami melalui Kepala MAN 3 Medan Kholida Lubis senilai Rp 750.000.000.
“Dengan hajatan agar Plt. Kepala Depag Madina didefenitifkan dan dilantik oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumut. Dugaan suap ini diperkuat dengan surat pernyataan Zainal Arifin dan bukti transferan ke Kholida Lubis serta surat panggilan (SP) dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara,” sebut Sahnan.
Oleh karena itu, PMSU kata Sahnan, menuntut Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar memanggil dan memeriksa saudara Wan Zulhami, Zainal Arifin dan Kholida Lubis karena diduga terlibat melakukan tindakan pidana suap jabatan Plt. Kepala Depag Madina. “Setelah itu Kejatisu harus menangkap mereka bertiga,” tegas Sahnan.
“Kajatisu Amir Yanto juga harus segera memeriksa Kholida Lubis yang diduga sebagai aktor perantara suap jabatan Iwan Zulhami dan Zainal Arifin. Serta jalankan surat panggilan (SP) kepada 13 nama, terkhusus nama Kholida Lubis Kepala MAN 3 Medan,” sambungnya.
Aksi massa PMSU akhirnya diterima staf Kasi Penkum Kejatisu yang berjanji akan menyampaikan aspirasi massa ke pimpinannya. Massa meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara serius menangani dugaan suap jabatan tersebut.
“Kami ingatkan agar kejatisu tidak bermain-main dengan kasus ini, karena sudah di depan mata. Kami akan datang lagi dengan jumlah massa lebih besar jika kasus ini tidak berjalan,” jawab Iman Harahap kepada staf Kasi Penkum Kejatisu.(red)
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota
Dede Irwanda, Tokoh Muda Potensial di Panggung Politik Medan Marelan
kota
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota