Jumat, 03 April 2026

Ditengah Pandemi Covid 19, Kabar Sekeluarga Berhari-hari Tidak Makan Adalah Tidak Benar

Administrator - Sabtu, 25 April 2020 16:10 WIB
Ditengah Pandemi Covid 19, Kabar Sekeluarga Berhari-hari Tidak Makan Adalah Tidak Benar

Ditengah Pandemi Covid 19, Kabar Sekeluarga Berhari-hari Tidak Makan Adalah Tidak Benar

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.co Miris ditengah covid 19, Kabar menyayat hati datang dari Medan Denai. 1 keluarga disebutkan sudah berhari – hari tidak makan. Mirisnya keluarga ini diusir dari kontrakan karena tak ada biaya untuk bayar sewa. Ternyata adanya kabar keluarga tersebut tidak makan berhari-hari adalah tidak benar alias hoax, akan tetapi benar bahwa keluarga tersebut diusir dari kontrakan karena tidak punya uang untuk melanjutkan sewa rumah, Ucap Ketua Badan Koordinasi Pemuda Muslim (Bakopam) Sumut Ibnu Hajar kepada Wartawan, Sabtu malam (25/4). menurut Ibnu yang juga Wakil Ketua NU Medan itu, Tidak benar mereka tidak makan berhari-hari, karena masih ada yang peduli kepada keluarga tersebut oleh masyarakat sekitar, ucapnya. saya ketika dapat kabar saya langsung telusuri, Dan sudah ketemu dengan keluarga itu, apalagi disitu telah hadir Camat Medan Denai, Lurah dan perangkat lainnya. Kita berharap kalau ada info seperti itu jangan langsung diterima chek dulu kebenarannya sehingga tidak berdampak bagi pemerintah Kota Medan, ucapnya. Saat ini para keluarga itu sedang menompang di rumah warga,ucap Ibnu. Dalam peninjauan tersebut juga Camat Medan dan Babinsa juga membantu sembako untuk keluarga itu, termasuk Ketua Bakopam Sumut Ibnu Hajar menyisihkan rezekinya untuk keluarga tersebut.

Sebelumnya beredar info “ ada keluarga disekitar jalan Rawa Cangkuk III, Medan Denai. Pasangan suami istri dengan 5 anak sudah beberapa hari tidak makan. Tinggal di kontrakan, karena sudah tidak sanggup bayar kontrakan, diusir oleh pemilik kontrakan” kata Hamdan (25/04).

Menurut keterangan Hamdan, si Bapak yang bernama Junaidi Rahman ini sudah tidak berkerja lagi dikarenakan wabah covid19 ini.   Junaidi Rahman tidak patah semangat, menurut pengakuan tetangga, beliau sudah mencari uang hingga berhari – hari. Begitu juga dengan sang istri Evariani br Ritonga ikut mencari uang.

Rasa hati teriris mendengar cerita tetangga, ketika warga memberikan 5 bungkus nasi kepada 5 anak tersebut. Namun oleh kelima anak tersebut hanya memakan 2 bungkus nasi dan menyimpan 3 bungkus sisanya untuk dimakan malam hari.  Saat ini kedua orang tua anak tersebut sudah pulang ke rumah. Hanya berhasil membawa uang Rp. 8.000. Oleh warga setempat sudah berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp. 400.000, warga sekitar berharap kepling dapat merekomendasikan bantuan untuk keluarga tersebut kepada pemerintah.

Hamdan juga mengajak buat warga kota Medan yang ingin memberikan bantuannya bisa menghubungi ke nomor tetangganya atas nama pak Saleh 081362303218. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bayang-Bayang Dinasti di Madina: Jabatan Strategis Disorot, Kepentingan Publik Dipertanyakan
PAC PKN Medan Marelan Minta Usut Izin PBG Bangunan Cafe Psr I Tanah Enam Ratus
Pemilihan Berlangsung Kondusif, Yusnar Resmi Nahkodai Wartawan Mitra Humas Polres Sergai
Polresta Deli Serdang Hadir Dalam Pelaksanaan Jumat Agung, Pastikan Pelaksaan Ibadah Aman Dan Kyusuk
Pembatasan Pemakaian Gadget bagi Anak: Investasi Negara dalam Membangun Generasi Sehat dan Produktif
Respons Cepat Call Centre 110 Polres Asahan, Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran Barat Berhasil Dikendalikan
komentar
beritaTerbaru