Senin, 18 Mei 2026

Angin Puting Beliung Luluh Lantakan Ratusan Rumah Warga di Patumbak

Administrator - Selasa, 07 April 2020 10:10 WIB
Angin Puting Beliung Luluh Lantakan Ratusan Rumah Warga di Patumbak

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Hujan disertai angin kencang puting beliung terjang tiga Desa di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Senin (6/4/202), dikabarkan ada seratusan rumah warga yang mengalami rusak.

Camat Patumbak, Danang Purnama ketika dikonfirmasi wartawan menyebutkan, ketiga desa yang dihantam angin puting beliung ini yakni Desa Patumbak I, Desa Patumbak II, dan Desa Lantasan Baru. “Saya dapat laporan ada 100an rumah yang rusak akibat angin puting beliung,” katanya, Selasa (7/4/2020).

Sambung Camat, setelah dilakukan pendataan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. “Korban jiwa tidak ada. Umumnya rumah penduduk mengalami kerusakan pada atap.

Dalam peristiwa ini terlihat sejak semalam hingga hari ini petugas dari kecamatan dibantu TNI/Polri terus melakukan gotong-royong memperbaiki atap rumah warga yang rusak. Sampai sejauh ini belum ada satupun warga yang mengungsi atas peristiwa tersebut.

Kendati begitu, pemerintah telah menyiapkan dapur umum di dua desa dan juga tenda pengungsi apabila nantinya ada warga yang terpaksa mengungsi.

“Sejauh ini belum ada yang mengungsi. Penduduk di Desa yang terkena musibah umumnya masih terikat saudara jadi bisa menginap di rumah saudaranya,” jelasnya.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kilang Kayu Ilegal di Tengah Pemukiman Menjadi Tanda Tanya Besar di Balik Pembiaran Pemkab Asahan
HUT ke-154 Binjai, Wagub Surya Sebut Momentum Perkuat Optimisme dan Kemajuan Daerah
Ketua Umum Jaga Marwah Soroti Dugaan “Trading Influence” dalam Kasus Chromebook
Dari Pelosok hingga Lokasi Bencana, PTPN IV PalmCo dan Srikandi Salurkan Bantuan Buku untuk Anak-Anak
Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan Resmi Ditutup Kadispora Bersama KONI
Rico Waas Berobat ke Luar Negeri Hak Konstitusional, Ketua Sopo Restorasi Bersatu, Antonius Tumanggor: Jangan Digiring ke Opini Negatif
komentar
beritaTerbaru