Hui Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
Hui Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
News
MEDAN I SUMUT24.CO Banyak ruas jalan di Medan lengang dan sepi dampak berita-berita seputar virus corona. Banyak angkutan umum terpaksa parkir, karena tidak adanya penumpang.
Baca Juga:
Tak cuma jalanan yang sepi, warga yang biasa keluar untuk makan bersama keluarga di rumah-rumah makan atau restoran yang ada diinti Kota Medan juga ikut mengalami hal yang sama, yakni sepi pengunjung dan sepi yang melintas.
Seperti di Jalan Pattimura, S Parman, Abdullah Lubis, Gajahmada Medan biasanya berjejer rumah makan, restoran, caffe, pada Sabtu (21/3) hingga Minggu (22/3) tampak sepi dan lengang.
“Ya mungkin ada benarnya, akibat merebaiknya virus corona dan adanya himbauan Pemko Medan dan Pemprovsu agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari tempat-tempat keramaiman, makanya jalanan ikut sepi,” ujar Yani (32) warga yang mengaku tinggal di Jalan Pattimura Medan.
Pantauan koran ini, pada Minggu siang hingga sore hari, biasanya seputaran Jl Diponegoro Medan dari depan Kantor Gubsu, Mesjid Agung Medan hingga berbelok ke Jalan Zainul Arifin atau kawasan Sun Plaza Medan, juga ikut lengan dan sepi. Padahal pada setiap minggunya, kawasan ini selalu macet sejak siang hingga malam hari.
Hal yang sama juga terrjadi sepanjang kawasan Padang Bulan Medan juga ikut sepi dan lengang.. Biasanya, ruas jalan di kawasan Padang Bulan terpantau macet oleh ratusan jenis kendaraan, terutama di sore hari.
Dikabarkan, sejak anak kuliah diliburkan, suasana jalan di kawasan tersebut terpantau jauh lebih lengang. Sama halnya dengan jalan-jalan perkotaan yang jauh lebih lengang tidak seperti biasanya.
Begitu pula di Jalan Prof HM M Yamin — atau disebut Jalan Serdang — yang biasanya selalu macet, kini mulai lengang.
Menurut pengakuan supir grab Supeno, sejak virus wabah corona merebak, terlebih lagi berbagai instansi yang dirumahkan dengan mengerjakan tugasnya di rumah, anak sekolah dan perguruan tinggi diliburkan. Sehingga, banyak ruas jalan baik perkotaan maupun jalan umum lainnya jauh lebih lengang.
Selain itu kata Wak Dul, pendapatan mereka pun jauh berkurang dibanding dengan sebelum maraknya himbauan dan pemberitaan di berbagai media tentang virus corona ini.
“Tapi kami harus tetap bekerja meski penghasilan yang didapat tidak seperti biasa, †tambahnya.
Sama halnya dengan Rini, yang berjualan baju di pusat pasar Petisah. Dia mengaku, kadang satu harian tidak ada penjualannya yang laku.
“Bila begini situasinya dalam sebulan saja, sudah pasti tidak ada pendapatan, karena tidak laku dan orang yang belanja pun sangat sepi,†akunya. (red)
Hui Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
News
Farianda Minta Anto Genk Dukung Kembali Kepemimpinannya di PWI Sumut Periode Kedua
News
Demi Soliditas Insan Pers, Anto Genk Mundur dan Dukung Farianda Kembali Pimpin PWI Sumut
News
KASUS DUGAAN PENYADAPAN PRESIDEN MELEDAK! EKS KAPOLRI DAN DUA JENDERAL JADI TERSANGKA, INTEGRITAS POLRI DIUJI
News
sumut24.co ASAHAN, Dugaan lambatnya penanganan medis terhadap pasien anak bernama Yasmin Nazwa Munibah, putri dari pasangan Irvansyah Putra
News
sumut24.co MedanDugaan penolakan dan penelantaran pasien di Rumah Sakit (RS) Eshmun, Medan Marelan, memantik kekecewaan serius dari DPRD K
kota
sumut24.co MedanSekretaris DPRD Kota Medan definitif, Erisda Hutasoit, SE, langsung mengambil langkah cepat dengan menggelar rapat koordin
kota
sumut24.co JAKARTA, Terangnya lampu yang menemani anakanak belajar, listrik yang menunjang aktivitas keluarga, hingga energi yang menggera
News
sumut24.co MedanSeorang pemilik bangunan di Jalan Bilal Ujung, Medan, bernama Fadil Muhammed, mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh
kota
Direktur Lantas Polda Sumut dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan Diganti
News