Kilang Kayu Ilegal di Tengah Pemukiman Menjadi Tanda Tanya Besar di Balik Pembiaran Pemkab Asahan
sumut24.co ASAHAN, Langkah tegas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) yang menutup lima unit sawmil di Kecamatan Kisaran Timur,
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co Ratusan umat Islam menggelar aksi bela Muslim India di depan Masjid Agung Jalan Diponegoro Medan, Jumat (13/3). Aksi bela islam India tersebut dilanjutkan ke Konsulat Jenderal (Konjen) India di Medan, Jalan Uskup Agung A Sugiopranoto 19, Medan, Sumatera Utara. Dalam aksinya ratusan umat Islam Medan menuntut agar Pemerintah Indonesia bersikap tegas dengan segera mengusir dubes india yang ada di indonesia.
Ustadz Haidar Nasir Panggabean dalam orasinya mengatakan, Â “Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk kecaman dan mengutuk keras pembunuhan massal kaum Muslimin yang terjadi di India oleh para teroris Hindu radikal yang disponsori oleh aparat dan pemerintah setempat,” Makanya pemerintah Indonesia harus segera mengusir dubes-dubes India yang ada di Inonesia karena sudah mendukung pembunuhan massal terhadap umat muslim yang ada di India. Seperti dalam Al-qur’an jelas bahwa sampai kapanpun umat majusi , nasrani dan kafir lainnya tidak akan senang dengan islam sebelum kita mengikuti barisannya. aksi ini kita lakukan sebagai bentuk untuk berjuang menyelamatkan umat islam di india yang terus diteror, diperkusi dan dibunuh. Kebiadaban umat hindu sudah tidak dapat ditolerir lagi, namun sangat aneh Indonesia yang berpenduduk muslim terbanyak di dunia ini hanya diam saja, ucapnya.
Kita juga meminta pemerintah usir dubes india dari indonesia. Aksi kita laksanakanlah dengan baik dan menghimbau kepada ormas Islam yang hadir lakukan aksi dengan tertib dan jaga kebersihan dan yang paling penting patuh pada komando. Lebihlanjut Haidar, Aksi kita ini dalam rangka menegakkan kalimah Allah. Tidak ada maksud politik, akan tetapi aksi ini adalah semata-mata membela muslim india yang terus disiksa dan dibunuh. “Maka, kami mendesak dengan segera kepada pemerintah India untuk menegakkan keadilan bagi umat Islam India dan mencabut Undang-Undang Kewarganegaraan yang bersifat diskriminatif terhadap umat Islam India. Karena, itu dinilai sebagai pemicu utama terjadinya tindak kekerasan. Usai berorasi di depan Masjid Agung Jalan Diponegoro, ratusan umat islam melakukan longmarch menuju konjend india di Medan, Jalan Uskup Agung A Sugiopranoto 19, Medan, Sumatera Utara. (W03)
sumut24.co ASAHAN, Langkah tegas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) yang menutup lima unit sawmil di Kecamatan Kisaran Timur,
News
sumut24.co BinjaiWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyebut Hari Ulang Tahun (HUT) ke154 Kota Binjai menjadi momentum u
kota
Ketua Umum Jaga Marwah Soroti Dugaan &ldquoTrading Influence&rdquo dalam Kasus Chromebook
kota
Dari Pelosok hingga Lokasi Bencana, PTPN IV PalmCo dan Srikandi Salurkan Bantuan Buku untuk AnakAnak
kota
sumut24.co MEDAN , Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, H. Tengku Chairuniza S.Sos, MAP, bersama Ketua KONI Kota Medan, Aswindy Fac
kota
sumut24.co MEDAN, Ketua Umum Sopo Restorasi Bersatu, Antonius Devolis Tumanggor, menilai kepergian Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waa
kota
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
News
MEDAN, SUMUT24.CO Menjelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota
News
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian Dalam
kota
Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
kota