Rabu, 10 Juni 2026

HUT TAKO ke 57, Ziarah ke Makam Suhu Syarun Isa, Potong Nasi Tumpeng dan Doa 

Administrator - Minggu, 23 Februari 2020 19:59 WIB
HUT TAKO ke 57, Ziarah ke Makam Suhu Syarun Isa, Potong Nasi Tumpeng dan Doa 

Medan , Sumut24.co

Baca Juga:

Siang tadi, Minggu (23/2), kami menghadiri HUT ke-57 Perguruan Karate-Do (TAKO Indonesia) (1963-2020). Acaranya digelar di rumah Alm Suhu Syahrun Isa secara sederhana dan guyub, serta dihadiri para Dewan Guru TAKO dan murid TAKO lintas generasi.

Perguruan Karate-Do TAKO Indonesia, sampai dengan saat ini masih merupakan salah satu Perguruan Karate-Do yang bernaung dibawah Federasi Olah Raga Karate-Do Indonesia (FORKI). Perguruan ini didirikan oleh Alm. Drs. Syahrun Isa, pada 24 Januari 1963 di Kota Tebing Tinggi.

Modal pokok berdirinya perguruan ini adalah teknik bertahan dan menyerang dengan tangan kosong ajaran Tuan Ondo Takugawa yang dikemudian hari baru diketahui sebagai Seni Karate dari kelompok Jiu Jitsu Karate (Crooked Karate).

Tapi teknik ilmu bela diri tangan kosong ini juga ada unsur sedikit pencak silatnya. TAKO adalah ilmu bela diri asli lahir dari Sumatera Utara.  Alm Syahrun Isa-Pendiri TAKO lebih dikenal sebagai SUHU di dunia persilatan di Sumut.

Sepak terjang SUHU mirip Ip Man-master Ilmu Bela Diri Wing-Chun, menjadi guru para petarung jalanan di era 70-an di Sumut. Tokoh tokoh preman saat itu segan dan hormat dengan SUHU. Selain karena ilmu bela dirinya yang mumpuni, Suhu juga mengayomi para petarung jalanan.

Banyak para muridnya sudah malang melintang di dunia politik, bisnis, dan kekuasaan, baik tingkat nasional maupun lokal Sumatera Utara. Suhu adalah legenda bagi para pendekar ilmu bela diri tangan kosong di Sumut.

Sementara itu Nya Alm Suhu Hj Ratna Lubis, “mengajak agar semua murid Tako untuk bersatu dan sama-sama besarkan Tako,” katanya.

Sebelumnya Reza Mutiara, menyampaikan agar semua murid Tako untuk bisa sama-sama melakukan latihan bersama-sama dan keliling ke Dojo-dojo. Dalam waktu dekat para Guru Tako akan melakukan latihan bersama, kata Reza.

Hadir dalam acara tersebut semua Pengcab Tako. Juga hadir para Guru TAKO diantaranya, Guru Reza Mutiara, Daya Munse, Sampe Siahaan, Sintaro Purba, Rahmat Aidin (Abi), Suhantak Paulus (Atak), Rupina Aruan, Fredy Tobing dan Sofyan Rizal.

Kalau ilmu bela diri Wing-Chun punya Ip Man, maka TAKO punya Suhu sebagai legenda abadinya. Met HUT TAKO ke-57 Tahun, Hosshhh. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air: Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
Terungkap! Skema Distribusi Air PDAM Tirtanadi Tapsel–Padangsidimpuan, Ini Fakta Sebenarnya, Dari Pajak Hingga Biaya Pasang
UNIQLO Hadirkan Koleksi Kapsul Musim Panas 2026 UNIQLO F.RISSO, Pakaian Sehari-hari dengan Sentuhan Seni Italia Tersedia mulai 22 Juni 2026
komentar
beritaTerbaru