Dunia Akui Orientasi State-Driven Prabowo Subianto
Dunia Akui Orientasi StateDriven Prabowo Subianto
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Hingga kini dualisme kepengurusan yang terjadi ditubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut belum terpecahkan. Jika ini terus dibiarkan, dikhawatirkan bisa terjadi kegaduhan antar sesama organisasi kepemudaan, khususnya bagi KNPI. Untuk itu pemerintah harus tegas dalam menentukan legalitas KNPI Sumut.
Hal ini diungkapkan salah satu Tokoh Pemuda Sumut, H Kodrat Shah, saat diwawancarai SUMUT24, Rabu (5/1/2019).
“Kita tau saat ini KNPI Sumut terpecah lebih dari dua kubu kepengurusan. Disini pemerintah harus tegas, dimana KNPI yang sudah di sahkan oleh pemerintah maka itu saja yang harus diakui, dan yang lain harus ditindak agar bisa digabungkan atau bersatu kembali,” ujar Kodrat Shah yang juga menjabat sebagai Ketua MPW PP Sumut.
Menurut Kodrat, selama ini seluruh organisasi kepemudaan yang ada dibawah naungan KNPI bingung, mereka tidak tau yang mana yang mau diikuti.
“Ini tidak bisa dibiarkan, ditakutkan bisa terjadi bentrokan dan penyalahgunaan wewenang. Misalnya pemerintah daerah yang menyediakan dana untuk KNPI ternyata salah memberikan dananya untuk KNPI yang tidak berizin, disini tentu terjadi pelanggaran. Maka itu pemerintah harus tegas, semua harus digabungkan jadi satu atau dibuat Munas kembali agar tidak ada lagi kubu-kubu yang mengaku, ” terang Kodrat.
Terkait dilantiknya El Adrian Shah sebagai Ketua DPD KNPI Sumut yang baru, Kodrat berharap kepengurusan KNPI Sumut yang baru ini bisa berperan aktif dan merangkul seluruh organisasi kepemudaan yang ada. Sebab Kodrat menilai selama ini peran KNPI terhadap organisasi kepemudaan sangat kurang. Para pengurus yang ada di KNPI hanya memikirkan kepentingan pribadi, sehingga marwah KNPI tidak ada di mata organisasi kepemudaan itu sendiri.
“Rangkul semua organisasi kepemudaan, periksa apa benar organisasi itu benar ada. Jangan berjalan sendiri-sendiri, bina para kader muda,” harap Kodrat.
Dunia Akui Orientasi StateDriven Prabowo Subianto
kota
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota