Senin, 18 Mei 2026

Majelis Zikir : Komjen Agus Andrianto Orang Baik Yang Berhasil Menjaga Sumut

Administrator - Minggu, 02 Februari 2020 14:30 WIB
Majelis Zikir : Komjen Agus Andrianto Orang Baik Yang Berhasil Menjaga Sumut

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Ketua Majelis Zikir Assholah (Mazila) ustadz M Dahrul menilai sosok Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto merupakan orang baik dan dekat dengan semua kelompok masyarakat. Jadi tudingan Anggota DPR RI Masinton Pasaribu tidak berdasar.

Selama menjabat sebagai Kapolda Sumut waktu itu, program dan kebijakannya sangat membantu masyarakat dan mampu menjaga kamtibmas aman dan kondusif.

“Jadi kalau ada tudingan bahwa Agus Andrianto suka melindungi penjahat dan back up kasus, itu tidak benar. Karena dijamannya banyak kasus atensi yang berhasil diungkap,” kata ustad Darul, Minggu (2/2/2020).

Ia menjelaskan, selama menjabat di Sumut, Agus mampu merangkul semua kalangan dan penanganan serta banyak kasus yang berhasil diungkap, termasuk kasus yang meresahkan masyarakat.

Selain itu, Agus juga tidak melindungi oknum polisi yang melakukan kesalahan baik pelanggaran disiplin maupun pidana.

“Ada juga oknum polisi yang dihukum karena melakukan kesalahan. Termasuk kemarin oknum polisi yang diduga melanggar disiplin dalam pengungkapan narkoba. Buktinya diperiksa dan dicopot dari jabatannya oleh Agus saat itu,” ungkap Darul.

Jadi kalau tuduhan Anggota DPR RI, Komisi III Masinton Pasaribu yang menyatakan Agus Andrianto suka melindungi orang jahat salah satunya dalam kasus Ametro Adi Putra sangatlah tidak mendasar dan cenderung ke fitnah.

“Jangan suka fitnah dan menduduh, itu tidak baik. Bagaimana mungkin kasusnya bisa di intervensi, sementara Kapoldanya kan sekarang Irjen Pol Martuani Sormin bukan Agus Andrianto,” ujarnya.

Sebelumnya, Masinton Pasaribu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kapolri Jenderal Idham Azis beserta jajaran menuding Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto melindungi ajudan Bupati Tapteng yang diduga melakukan penculikan terhadap Ametro Adi Putra Pandiangan yang merupakan ponakan dari mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang.

Ametro dituduh memiliki dua paket kecil jenis sabu, namun Ametro membantah dan tes urin menyatakan negatif.

Kini kasus tersebut ditangani Ditkrimum Polda Sumut setelah sebelumnya ditangani Polres Tapteng.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan Resmi Ditutup Kadispora Bersama KONI
Rico Waas Berobat ke Luar Negeri Hak Konstitusional, Ketua Sopo Restorasi Bersatu, Antonius Tumanggor: Jangan Digiring ke Opini Negatif
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Bursa Calon Sekda Medan Menghangat, Enam Nama Senior Mulai Jadi Perbincangan
Sudah Lapor Mendagri Berobat Ke Luar Negeri, Rico Waas Tegaskan Tidak Gunakan Dana APBD
Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
komentar
beritaTerbaru