Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
LIMAPULUH I SUMUT24.co Plt. Kadisdik Kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus mengajak semua perangkat daerah Kecamatan, Camat, Kades dan Kepala Lorong untuk membantu pihak sekolah dalam hal mendiskusikan dan mencari solusi agar aliran yang diduga dengan sengaja di alirkan di atas lahan sekolah dengan memotong tanah sekolah sehingga saat ini sudah seperti sungai kecil. Janganla sekolah jadi korban hanya untuk kepentingan sesaat, Hal itu disampaikan Ilyas usai melakukan peninjauan ke lapangan bersama pihak sekolah, desa dan kecamatan di SMP Negeri 3 Tanjung Tiram Kecamatan Nibung Hangus, (31/10).
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Plt. Kadisdik mengatakan kepada awak media memberikan waktu 10 hari kedepan sejak hari ini kepada pihak pemerintahan kecamatan agar dapat membantu memfasilitasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Untuk sementara pihak sekolah saya perintahkan agar menutup sementara dengan menggunakan goni diisi pasir atau sejenisnya dengan harapan laju arus air bisa terbendung, dan memastikan minggu depan akan berkunjung kembali untuk memastikan bahwa pihak sekolah sudah menutup aliran air tersebut, tambah ilyas.
Pihak sekolah mengatakan bahwa pembuatan aliran air di atas lahan sekolah tanpa sepengetahuan pihak sekolah, bisa saja dikerjakan sewaktu hari libur, ujar Hafsah Plt. Kepala SMPN 3 Tg. Tiram yang di aminin guru dan tata usaha sekokah. “Tanah sekolah kami jadi terpotong pak dan terpisah yang seakan akan di seberang sana bukan tanah atau lahan sekolah kami padahal itu”, sambil menunjuk bak penampungan air di pojok dan berdiri tinggi di atas lahan sekolah tersebut, dan yang pasti sekolah kita sangat dirugikan karena telah terjadi abrasi yang lama kelamaan akan menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi, ujar salah sorang guru M. Alwatoni.
Senada dengan itu perwakilan dari kantor Kecamatan, Yahya dan Sekretaris Desa sentang Kecamatan Nibung Hangus, Fitri mengatakan akan menindaklanjuti saran Kadisdik dengan secepatnya mengundang pihak yang mengapling lahan yang disebelah SMPN 3 Tanjung Tiram ini. Kami akan laporkan ke Pak Camat dan Ibu Kades untuk segera memanggil dan mencari solusi terbaiknya, ujar Yahya yang di aminin Fitri dan staf desa yang turut hadir dalam pertemuan.
Hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Kadisdik Kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus, Yahya, Sekretaris Desa Sentang, Fitri dan staf serta Plt. Ka. SMPN 3 Tanjung Tiram, Hafsah dan guru serta perwakilan Pol PP Kabupaten Batu Bara.(rel)
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota