Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
JAKARTA | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Ditugaskannya Jenderal Polisi (Purn) Prof H Muhammad Tito Karnavian Ph D sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan purna tugas dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), membuat sang istri Ibu Tri Tito Karnavian juga harus menarik diri dari organisasi Bhayangkari, yakni dalam jabatannya sebagai Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari.
Dalam acara Penyerahan Tugas dan Tanggung Jawab Ketum Bhayangkari dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari kepada Wakil Ketua Bhayangkari dan Wakil Ketua Pembina Yayasan Bhayangkari di Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan Selasa (29/10/2019).
Ibu Tri Tito Karnavian mengatakan, selama lebih dari tiga tahun dalam jabatannya, ia senantiasa bekerja keras untuk melaksanakan tugas yang diamanahkan kepadanya.
“Hari ini tanggal 29 Oktober 2019 hampir tiga setengah tahun saya menjabat sebagai ketua umum Bhayangkari dan juga selaku Ketua Pembina Yayasan Kemala, saya telah mencoba untuk bekerja keras untuk mewujudkan tujuan dan amanah yang diberikan kepada saya, melanjutkan kerja-kerja dari para senior-senior sebelumnya dalam melaksanakan program-program Bhayakari dan Yayasan Kemala Bhayangkari,†terangnya.
Menurutnya, dalam mengemban amanah tersebut, meski terdapat kendala maupun pekerjaan yang menguras tenaga, ia berharap kerja keras tersebut dapat bermanfaat bagi keluarga besar Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan maupun meraih kepercayaan publik.
“Banyak sekali pekerjaan- pekerjaan yang cukup menguras waktu dan tenaga, namun tetap semua bantuan dan bimbingan ibu-ibu/bapak-bapak saya bisa melaksanakannya walaupun tidak sempurna, namun itulah hasil kerja kami Bhayangkari seluruh Indonesia. Semoga hasil kerja keras tersebut bisa bermanfaat bagi keluarga besar Polri dan Institusi Polri dalam mencapai tujuannya untuk menjaga ketertiban keamanan masyarakat dan yang pasti juga dalam meraih kepercayaan publik kepada Polri,†ujarnya.
Di akhir sambutannya, Ibu Tri Tito Karnavian memohon maaf, apabila selama kepengurusannya terdapat hal-hal yang tidak berkenan bagi seluruh pengurus maupun anggota Bhayangkari di Indonesia.
“Pastilah saya sebagai manusia biasa banyak kekurangan dan kekhilafan. Saya yakin dalam kebersamaan kita banyak sekali melakukan hal-hal yang tidak berkenan di hati. Untuk itu, saya mohon maaf lahir dan batin, tidak ada maksud saya untuk menyakiti bapak-bapak dan ibu-ibu semua. Semua adalah amanah yang diberikan kepada saya untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi,†pungkasnya.(rel/W02)
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota