MEDAN | SUMUT24.co
M Yadi bocah 15 Tahun, warga Pondok 3 Dusun XI Emplasmen, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang dikabarkan hanyut di sungai Tembung pada hari, Minggu (20/10/2019), sore sekira pukul 17.00 WIB.
Informasi dihimpun wartawan, Senin (21/10/2019), korban anak dari pasangan suami istri (pasutri), Madi dan Yani hanyut terbawa arus sungai saat korban bersama 4 (empat) orang temanya bermain di pinggiran bantaran sungai.
“Sebelum hanyut terbawa arus sungai, korban (M Yadi) bersama 4 (empat) orang temanya bermain di bantaran sungai tepatnya tidak jauh dari Gang Usman Karim,” ucap Sugiono warga sekitar lokasi korban hanyut.
Masih menurut Sugiono, korban bersama temanya audah sempat dilarang warga untuk tidak bermain dibantaran sungai. “Sebelum hanyut, koeban bersama teman-temanya sempat dilarang warga bermain dibantaran sungai lantaran kondisi sungai sedang meluap,” ujar Sugiono.
Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo SIK yang dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa hanyutnya bocah malang tersebut.
“Hingga sampai saat ini, korban masih belum di ketemukan. Untuk pencarian korban, pihak personel Polsek Percut Seituan di bantu Basarnas, pihak Kecamatan dan perangkat desa, serta warga sekitar masih di aliran sungai mencari korban,” terang Kompol Aris Wibowo.
Sementara dari amatan wartawan, Camat Percut Seituan Drs Khairul Azman MAP, Kasi Pemerintahan Percut Seituan Nasib Solichin, Kades Bandar Setia, Tim Basarnas dan perangkat Kecamatan juga perangkat desa maaih di lokasi pencarin. Tim Basarnas dengan menggunakan perahu karet hingga saat ini terus melakukan pencarian korban.(W02)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News