MEDAN | SUMUT24.co
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi menyampaikan pesan kamtibmas kepada jamaah Masjid Qiblatin Medan, usai melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Qiblatin, Jalan Cinta Karya No 1 Sari Rejo Medan Polonia, Jum’at (4/10/2019).
Diawali temu ramah dengan pengurus BKM Qiblatin, kegiatan Sholat Subuh dilanjut dengan menyapa subuh yang dihadiri oleh, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kanit Binmas Polsek Medan Baru Iptu H.R Suprianto, Kanit Sabhara Iptu Hotma Pasaribu, Kanit Lantas Iptu Tucfhat Lubis, BKM Qiblatin, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Personel Polsek Medan Baru serta jamaah masjid Qiblatin yang melaksanakan sholat Subuh.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi mengatakan, Sholat subuh berjamaah ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan Prestabes Medan dan Polsek jajaran. Sholat Subuh ini hanya semata mata karena ibadah dan ingin mendapatkan Ridho dari Allah SWT dan juga menjalin silaturahim dan berkomunikasi.
“Kota Medan saat ini aman dan kondusif. Saya mengucapkan terima kasih kepada Warga Kota Medan, Bapak/ibu hadirin sekalian bahwa keamanan dan ketertiban yang kita rasakan sekarang ini adalah berkat kerjasama kita. Hasil kita semua melalui doa, ikhtiar dan kerja keras sehingga kota Medan Ini aman dan kondusif,” kata Kombes Pol Dadang.
Oleh karena itu ke depan lanjut Kapolres, kita harus tetap pelihara supaya kita bisa terus berkarya, memajukan masyarakat kita. Anak – anak remaja adalah sebagai penerus generasi, calon menggantikan kita semua yang sudah tidak mampu lagi berkarya karena usia. Mereka inilah harus kuat dan cerdas.
Sambung Kombes Pol Dadang, pada saat ini, ada beberapa fakta bahwa anak-anak sekarang seting berkumpul dan berkelompok. Apabila berpapasan saling pandangan terjadi perkelahian. Mereka banyak menghabiskan waktu dengan nongkrong dan menciptakan kebencian – kebencian dan melakukan perilaku penyimpangan secara sosial.
“Kemarin ada beberapa remaja yang diamankan dalam berunjuk rasa. Ada pihak tertentu memanfaatkan mereka seperti peristiwa kemarin ada dua kelompok anak remaja dan mahasiswa. Anak remaja yang masih pelajar ini diantaranya SMP dan SMA dengan agresifnya melempar petugas dan merusak fasilitas umum,” terang Kapolres.
Masih dilatakam orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini, seharusnya dalam demokrasi anak-anak pelajar ini tidak boleh digunakan dan alat politik, karena mereka tidak memiliki hak suara tetapi dalam kondisi sekarang ini pelajar dimajukan.
“Mereka datang unjuk rasa diajak dari temannya, seniornya dan dari media sosial dan adakala mereka ingin keluar dari kelompok tersebut mereka takut diintimidasi. Siapa yang bertanggung jawab untuk mengatasi ini adalah kita bersama. Kita harus peduli terhadap anak-anak kita, yang melapisi adalah guru-gurunya,” ungkap Kapolrestabes.
Kita sebagai warga, ari ajak anak-anak kita untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dan jangan dijauhin anak-anak tersebut. Lakukan pendekatan,
kalau mereka melakukan penyimpangan dan harus kita rangkul karena mereka generasi penerus.
Ajak mereka melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti PMR, Pramuka dan Paskibraka dan lainnya. Kita tidak berharap generasi penerus kita ini tidak memiliki kemampuan bersaing dengan negara lain. Kalau seperti itu negara kita biasa saja dan tidak berkembang.
Ingat kita hari ini berdiri adalah hasil dari orang tua kita terdahulu dan telah mempersiapkan kita maka kita juga harus mempersiapkan generasi penerus kita. Mari kita masing-masing memegang amanah yang diberikan kepada kita dan akan dipertanggung
jawabkan di kemudian hari, dengan apa yang telah kita perbuat.
“Kita jangan puas hanya menjadi orang baik itu hanya untuk diri kita sendiri tetapi kita harus menjadi penyeru kebaikan dengan mengajak orang untuk berbuat baik.Sebaik-baiknya manusia bermanfaat bagi orang lain,” pungkas Kombes Pol Dadang.(W02)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News