Minggu, 17 Mei 2026

KUPT BPPRD Medan Utara Tak Punya Inovasi dan Kreatifitas, Gubsu Harus Evaluasi

Administrator - Rabu, 28 Agustus 2019 10:30 WIB
KUPT BPPRD Medan Utara Tak Punya Inovasi dan Kreatifitas, Gubsu Harus Evaluasi

MEDAN I SUMUT24.co Dalam rangka meningkatkan PAD untuk program Sumut bermartabat. Harusnya dilakukan inovasi-inovasi dan kreasi, bukan sebaliknya taunya hanya duduk dikantor seperti KUPT BPPRD Medan Utara Suib Ritonga tanpa ada kepedulian agar masyarakat mau membayar pajak demi peningkatan PAD Sumut, ucap Ketua Bidang Ekonomi DHD 45 Daudsyah Dhalimunthe kepada Wartawan, Rabu (28/8). Menurutnya,hampir dua tahun dia menjabat sebagai Kepala UPT Samsat Medan Utara nyaris peningkatan PAD dari PKB dan BBNKB hampir tidak ada peningkatan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Suib Ritonga sepertinya kurang dapat menggali potensi-potensi daerah yang dapat meningkatkan PAD Sumut. Disinilah jelas bahwa Suib Ritonga tidak memiliki konsep dan inovasi dan kreatifitas dalam menggenjot PAD Sumut sehingga Gubsu harus segera mengevaluasinya, ucapnya. Kalau pejabat tak punya inovasi buat apa dipertahankan, lebih baik dicopot diganti dengan yang benar-benar mampu dan mau menggenjot PAD Sumut. Harusnya kepala UPT turun kemasyarakat memberikan pencerahan agar masyarakat mau bayar pajak kenderaan, bukan sebaliknya hanya duduk dikantor dan menikmati gaji dan tunjangan serta lain sebagainya. (W03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.
Merasa Kebal Hukum, Bangunan Tembok Milik PT SBP Diduga Tidak Kantongi Izin PBG Tetap Kokoh Berdiri Tegak
Ultimatum Prabowo Subianto Harus Dibuktikan dengan Reformasi Nyata Aparat
Berhasil Tundukkan Pengedar! Sat Narkoba Polres Asahan Sita Sabu dan Ekstasi di Air Batu
Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih Cara Prabowo Perkuat Kuda-kuda Bangsa
Undercover Buy Berhasil, Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Pengedar Sabu di Percut Sei Tuan
komentar
beritaTerbaru