Polrestabes Medan Hentikan Perkara Antonius Tumanggor Lewat RJ
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
PS Tuan | SUMUT24.co
Baca Juga:
Kepala Desa (Kades) Tembung, Misman, diduga terindikasi melakukan tindak penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) 2019 yang jumlahnya mencapai Rp1.955.503.431. Informasi yang diterima wartawan, banyak laporan warga soal pengerjaan pembangunan desa yang fiktif, tak hanya itu saja, hampir seluruh pengerjaan desa dikerjakan oleh rekanan atau kontraktor tanpa melibatkan warga.
Kejadian ini tentu membuat warga geram dan gigit jari karena tak dapat kerjaan dari dana desa tersebut.
Selain itu juga beredar isu jika Kades tak melibatkan perangkat desa termasuk Kepala Lingkungan (Kepling) dalam penggunaan anggaran yang mencapai hampir dua miliar rupiah tersebut.
ADD yang seyogianya digunakan untuk pembangunan desa, secara sembunyi-sembunyi justru diduga digunakan untuk kepentingan lain tanpa sepengetahuan aparatur desa.
Hal ini bisa dilihat, baru beberapa bulan menjabat Kades Misman sudah naik stang bulat alias mobil.
“Coba lihat, minim kali pengerjaan pembangunan desa disini yang dikerjakan. Kalau pun itu dikerjakan, kebanyakan desa yang dibangun bukan desa prioritas utama, pemilihannya Kades dan para koleganya yang menentukan. Makanya banyak warga geram dan menganggap ada tebang pilih dalam pembangunan desa Tembung ini. Itu pun semua yang ngerjakan proyeknya dikerjakan kontraktor, tak ada lagi warga yang diikut sertakan,” ujar salah satu sumber yang mengaku pernah bekerja sebagai perangkat desa Tembung dan tak ingin namanya disebutkan.
Menurut sumber, sesuai ketentuannya, setiap ADD yang keluar seharusnya dalam pengerjaanya haruslah dirapatkan secara terbuka bersama warga dan aparat desa lainnya, sehingga pembangunan yang dikerjakan dapat transparan dan teratur demi kepentingan pemerataan pembangunan desa.
“Percuma, warga yang minta gang atau jalannya diperbaiki toh tidak akan digubris kades, karena tak ada musyawarah sama warga sebelumnya. Ini permainan korupsi yang sering dilakukan. Karena kalau kontraktor yang ngerjakan pasti Kades ada dapat fee dari setiap pengerjaan desa. Jadi wajar, kalau baru hitungan bulan menjabat pak kades bisa punya mobil, ya mungkin uangnya korupsi, kalau tak korupsi mana mungkin bisa beli mobil, beliau backgroundnya bukan pengusaha, hanya kepling dulunya,” tegasnya.
Disisi lain, isu yang beredar bahwa Kades Misman dinilai arogan. Bagi perangkat desa maupun kepling yang tak sejalan dengannya akan dipecat. Dari info yang didapat sudah ada beberapa kepling yang digantikan tanpa sebab.(TIM)
sumut24.co Medan,Polrestabes Medan resmi menghentikan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, melalui me
kota
JAKARTA Gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) terus memperluas dukungan bagi atlet paralimpik dunia. Hingga kini, sebany
News
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
kota
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co TAKENGON , Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) m
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap tiga lokasi pembangunan infra
News
Bupati Solok Lantik Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekretaris Daerah
kota
Sertijab Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt., M.T. kepada Masheri Yanda Boy, S.H.
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang Warga Negara (WN) Malaysia, yang merupakan pemasok sekaligus penge
Hukum
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota