Sabtu, 16 Mei 2026

Kapolri Menerima Courtesy Call Dubes Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka

Administrator - Rabu, 19 Juni 2019 07:25 WIB
Kapolri Menerima Courtesy Call Dubes Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka

JAKARTA | SUMUT24.co

Baca Juga:

Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian Ph D, didampingi Kadiv Hubinter Polri dan Kadensus 88 AT, Rabu (19/6/2019) pagi sekira pukul 10.00 WIB, menerima Courtesy Call Dubes Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka, H E Mr Dharshana M Perera beserta rombongan di ruang tamu Kapolri.

Kunjungannya ini dalam rangka meningkatkan kerjasama dan talisilaturahmi antara Polri dengan Kepolisian Sri Lanka, serta yang utama adalah membahas tentang penanganan aksi terorisme pasca kejadian aksi teror yang terjadi di Sri Lanka pada tanggal 21 April 2019 silam.

Dubes Sri Lanka menyampaikan bahwa saat ini sudah memiliki Spesial Tack Force penanganan aksi teror dan sudah ada kerjasama dan pelatihan di JCLEC, namun Dubes Sri Lanka menginginkan untuk meningkatkan kembali kemampuannya dalam penanganan terorisme melalui pertukaran informasi dan pelatihan khusus yang langsung dibimbing oleh Polri.

Kapolri menyambut hangat kunjungannya selama di Mabes Polri serta akan segera menindaklanjuti kerjasama dan pelatihan yang akan diberikan oleh Polri serta berharap agar hubungan antara Kepolisian Sri Lanka dengan Polri lebih baik lagi.

Kegiatan diakhiri dengan penukaran cinderamata dan foto bersama.(rel/W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tuntutan Ringan Kasus Korupsi Aset PTPN II Senilai 263 Miliar: Tanda Tanya Besar di Balik Langkah Penegak Hukum
Terlibat Peredaran Vape Kandungan Narkoba, Panglima Geng Motor Dibekuk Polisi Hingga Tak Berkutik di Jalan Mojopahit Medan
Belum Digerebek Polisi, Mesin Judi Tembak Ikan Dikelola DS Eksis Beroperasi Tanpa Jeda di Aji Baho, Sibiru -biru
Diburu Sampai ke Jambi Polda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
Bentrok Pemuda di Pancur Batu Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah.
Ketika Bebas Visa Menjadi Celah Judi Online: Alarm Baru Kedaulatan Digital Indonesia
komentar
beritaTerbaru