MEDAN I SUMUT24.co
Adanya statemen Gubsu Edy Rahmayadi beberapa hari yang lalu, akan mundur dari jabatannya sebagai Gubsu empat bulan lagi. Kalau masyarakat tak mau dipimpinnya.
Sontak pernyataan Gubsu tersebut membuat pro kontra di masyarakat dan para kalangan. Ada yang berpendapat negatif ada pula yang berpendapat positif.
Baca Juga:
Seperti Pemerhati Sosial dan Politik Shohobul Anshor Siregar ketika diminta tanggapannya pun langsung angkat bicara. Direktur Nbasis itu mengatakan, Saya lihat Gubsu Edy Rahmayadi sedang bermain kata-kata untuk maksud yang lain.
Ini seperti main bola sodok. Dibentuk bola yang satu untuk membentur bola yang lain yang sebetulnya dituju atau menjadi sasaran.
Sasaran itu besar, makanya Edy tak berbahasa lugas seperti biasanya.
Tak ada sesuatu alasan kondisional yang membuat Edy harus berkesimpulan bahwa rakyat Sumut tak suka dan tak mau ikut kebijakannya. Usia pemerintahan masih 8 bulan, dan visinya Sumut Bermartabat sangat menggaung hingga ke grass root.
Edy sangat fit dan sangat proper meski terus berharap dukungan semua pihak. Ia masih on the track sampai saat ini, namun banyak berksimpulan yang lain-lain, ucapnya.
Memang delapan tahun kepemimpinannya belum ada yang terlihat fundamental dan sepertinya kurang didukung kabinetnya yang saat ini sedang belajar membaca kemauan Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah, ucapnya.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News