Senin, 26 Oktober 2026

Poldasu Periksa Dugaan Kasus Korupsi Bupati Labura

Administrator - Jumat, 26 April 2019 09:58 WIB
Poldasu Periksa Dugaan Kasus Korupsi Bupati Labura

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Kasus Dugaan Korupsi Bupati Labuhan Batu Utara (Labura), Khairuddin Syah Sitorus diperiksa penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Poldasu, Jumat (26/4).

“Iya, benar (Bupati Labura) memang lagi diperiksa sekarang,” aku Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana kepada wartawan.

Sementara, Khairuddin Syah Sitorus alias Buyung ditemui saat hendak masuk ke Dit Reskrimsus sekira pukul 13.50 WIB, membantah diperiksa terkait kasus korupsi. Pria berkemeja putih itu masuk ke gedung Reskrimsus didampingi seorang pemuda berkemeja batik.

“Nggak ah, nggak ada itu saya diperiksa, apa lagi diperiksa masalah korupsi, cuma mau main-main aja,” tandas Buyung sambil berlalu meninggalkan wartawan

Belakangan, Rony Samtana menjelaskan, Bupati Labura, Khairuddin Syah diperiksa terkait penyelewengan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2013 senilai Rp 3 miliar.

“Modus ambil insentif dari pengumpulan pajak-pajak untuk kepentingan pribadi,” jelas Rony.

Kata Rony, posisi kasus sudah pada tahap penyidikan, namun Bupati Labura, Khairuddin Syah Sitorus alias Buyung masih berstatus saksi. “Kasusnya sudah tahap penyidikan dan yang bersangkutan masih berstatus saksi,” pungkasnya.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemko Solok Memperkuat Transformasi Digital Melalui Kerja Sama Strategis Dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Polda Sumut Ungkap Dugaan Manipulasi Takaran BBM di Sergai, Manajer dan Supervisor SPBU Jadi Tersangka
Kapolresta Deli Serdang Pimpin Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 Di Mako Polresta Deli Serdang
Helm hingga Knalpot Tak Standar, Ini 9 Target Operasi Patuh Toba 2026 di Tapanuli Selatan
Apel Operasi Patuh Toba 2026 Digelar, Polres Padangsidimpuan Siapkan Personel Gabungan
Operasi Patuh Toba 2026 Polres Paluta Dimulai, Pengendara Bandel Jadi Sasaran
komentar
beritaTerbaru