DELISERDANG I Sumut24.co
Baca Juga:
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan rombongan menghadiri perayaan Natal Nasional 2018 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di Jalan William Iskandar/Pancing, Deliserdang, Sabtu (29/12). Kepada ribuan jemaat yang hadir, Jokowi berpesan, agar keberagaman yang ada saat ini, harus dirayakan dengan suka cita.
Presiden Jokowi mengatakan, Sumatera Utara (Sumut) memiliki ragam sapaan yang mencerminkan kemajemukan yang berwarna warni. Misalnya horas, mejua juah di Karo, jua juah di Pakpak, Yaahowu di Nias dan lain sebagainya. Keragaman tersebut harus dirayakan dengan suka cita, lantaran hal itu merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa kepada Indonesia, khususnya Sumatera Utara.
“Dalam perayaan Natal kita juga perlu bersuka cita atas anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita Bangsa Indonesia, kita telah dianugrahi keragaman yang luar biasa, penduduk di negara kita sudah mencapai 260 juta, dan kita tahu bahwa negara kita dianugerahi oeh Tuhan Yang Maha Esa perbedaan majemuk,†kata Presiden.
Perbedaan, kata Presiden, bukanlah sebuah perpecahan. Perbedaan merupakan potensi besar Bangsa Indonesia. Aset terbesar bangsa Indonesia adalah kerukunan, persaudaraan dan persatuan. “Kegaraman bangsa Indonesia adalah kekuatan kita yang tidak mudah dikalahkan oleh siapapun, karena persatuan kita sangat kuat, kita harus meyakini ini, kita harus sadar bahwa kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air,†ujar Presiden.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News