LABUSEL I SUMUT24.co
Ketua Umum PB Ikatan Keluarga Labuhan Batu Selatan (PB IKLAS) M Rivai Nasution mengatakan, Dialog Publik Napak Tilas Kejayaan Kesultanan Bahran Kota Pinang adalah merupakan untuk mengembalikan kembali marwahnya Kesultanan Bahran Kota Pinang yang merupakan peninggalan sejarah dalam hal kebudayaan serta langkah awal pembangunan Istana Bahren Kota Pinang demi mengungkap kejayaan kesultanan Kota Pinang masa lalu sebagai peninggalan sejarah pendahulu bangsa, yang diharapkan dapat menjadi ikon Kota Pinang Labuhan Batu Selatan ( Labusel), ucap Ketua Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhan Batu Selatan ( PB IKLAS) Rivai Nasution dalam sambutannya di depan ratusan peserta Dialog Publik tersebut di Gedung Santun Berkata Bijak Berkarya, Kota Pinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Propinsi Sumatera Utara, Sabtu (22/12/2018). Menurutnya, berbagai opini muncul tentang Kesultanan Bahran Kota Pinang, diharapkan dengan Dialog ini dapat membantu untuk melakukan langkah – langkah apa, yang harus kita lakukan untuk mengangkat peninggalan Kesultanan Bahran Kota Pinang, sehingga dapat menjadi cagar budaya yang dapat diperkenalkan kepada dunia luar, bahwa Kota Pinang merupakan Kota Pusaka.
Baca Juga:
Ditambahkannya, selama 60 tahun Istana Bahran Kota Pinang terbengkalai, tidak dipelihara dengan baik dan di restorasi menjadi objek wisata yang membanggakan bagi masyarakat Labuhan Batu Selatan khususnya, dan masyarakat Sumatera Utara pada umumnya.
Tokoh masyarakat Labuhan Batu Selatan Kombes Pol Dedi Iskandar Hasibuan mengharapkan Istana Kesultanan Bahran Kota Pinang dapat menjadi ikon Kota Pinang.
Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai peninggalan para pendahulunya, oleh sebab itu,” kita sebagai generasi yang mewarisi dan melihat peninggalan Istana Kesultanan Bahran Kota Pinang, diharapkan dapat memelihara dan melestarikan serta merawat Istana Kesultanan Bahran Kota Pinang, sehingga dapat menjadi ikon ibukota Labuhan Selatan,”harapnya.
Acara yang diprakarsai oleh organisasi kemasyarakatan yakni LIPPSU, PB IKLAS dan Daun Sirih ini menghadirkan beberapa keynote speaker seperti Azhari AM Sinnik, Amran Uthe, Ichwanul Ihsan, Tengku Mahmud Al Rasyid ahli waris Kesultanan Bahran Kota Pinang, Dr Suprayitno, Lucas Partande, Syahlan Bukti Nasution, serta pembicara lainnya.
Sementara itu Ketua Panitia Balkini Nasution mengatakan, dialog publik mengangkat kejayaan masa lalu kejayaan kesultanan Bahren Kota Pinang dapat terwujud apabila kita dapat bekerjasa dalam mengembalikan marwah dan cita-cita kesultanan kota pinang. mari kita kembalikan marwahnya dan kejayaannya demi anak cucu nantinya.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News