Jumat, 15 Mei 2026

Tragedi Pesawat Lion Air JT-610 Jatuh, Capt Muas Efendi Sempat Telepon Istri 

Administrator - Senin, 29 Oktober 2018 15:30 WIB
Tragedi Pesawat Lion Air JT-610 Jatuh, Capt Muas Efendi Sempat Telepon Istri 

Medan,  SUMUT24.co

Baca Juga:

Diantara salah satu dari 189 korban yang berada dalam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di peraiaran Karawang, Jawa Barat, Senin (29/1) terdapat nama Kepala Syahbandar Muntok, Bangka Barat, Kapten Muas Efendi Nasution yang merupakan warga Komplek Pertiwi Residence, Jalan Pertiwi, Medan Tembung, Sumatera Utara.

Menantu korban, Harie Chandra yang dikonfirmasi wartawan kemarin, mengakui bahwa mertuanya itu merupakan salah satu penumpang dalam pesawat naas tersebut, yang hingga saat ini belum diketahui secara pasti bagaimana kondisinya.

“Iya benar, mertua saya berada dalam pesawat Lion Air JT 610. Saat ini kami masih menunggu kabar dari otoritas berwenang, mengenai kondisi bapak,” ungkap Harie.

Harie menjelaskan, sebelum peristiwa kecelakaan terjadi, Kapten Muas Efendi Nasution baru saja berangkat dari Medan pada Minggu (28/10) malam untuk kembali bertugas di Bangka Barat. Namun, pesawat yang ditumpanginya terlebih dahulu harus transit di Jakarta.

Selanjutnya, pada Senin (29/10) pagi, Kapten Muas melanjutkan penerbangannya bertolak ke Pangkal Pinang. Namun, pesawat Lion Air yang ditumpanginya bersama 189 orang lainnya mengalami kecelakaan dan terjatuh ke perairan Kerawang, Jawa Barat. “Kami dari keluarga berharap, kondisi bapak dalam keadaan sehat,” harapnya.

Harie mengatakan, sebelum kecelakaan ini terjadi, pihak keluarga memang tidak ada memiliki firasat apapun. Namun Harie mengakui, sebelum pesawat yang ditumpangi Kapten Muas Efendi Nasution terbang landas dari Bandara Soekarno Hatta, ia sempat menghubungi istrinya.

“Kalau firasat nggak ada. Tapi Bapak (Kapten Muas Efendi,red) sempat ada menelpon ibu sebelum berangkat untuk menanyakan kabar,” jelasnya.

Harie juga menyebutkan, mertuanya itu juga memang kerap pulang ke Medan paling tidak sebulan 2 kali di hari Sabtu dan Minggu. Akan tetapi, biasanya pesawat yang ditumpangi bapak 4 anak itu transitnya ke Palembang bukannya ke Jakarta.

Harie menuturkan, saat ini pihak keluarga masih menunggu kepastian bagaimana nasib ayahnya itu. Apalagi setelah berulangkali dihubungi pasca kejadian beelangsung, nomor seluler yang biasa dipakai Kapten Muas tidak bisa dihubungi.

“Ini kami sekeluarga sudah di Bandara untuk menuju Jakarta. Kepada masyarakat kami mohon di doakan, semoga dalam kejadian bapak selamat,” pintanya. (W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KOMNAS PA Pusat Berikan Penghargaan kepada Polsek Pantai Labu atas Kepedulian dan Perlindungan terhadap Anak serta Guru Tahfiz Qur’an
116 Pengedar dan Pengguna Narkoba Diciduk, Polda Sumut Bakar 21 Barak Narkoba dalam Dua Hari
Polsek Tanjung Morawa Amankan Dua Terduga Pelaku Percobaan Curanmor
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
komentar
beritaTerbaru