Rabu, 26 Agustus 2026

Pesawat Lion Air JT 610 jatuh Di Tj Karawang

Administrator - Senin, 29 Oktober 2018 02:57 WIB
Pesawat Lion Air JT 610 jatuh Di Tj Karawang

Jakarta I Sumut24.co Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuh. Sebelumnya, pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu sempat hilang kontak.

Baca Juga:

“Sudah A1 (jatuh),” kata Humas Basarnas Yusuf Latif saat dihubungi, Senin (29/10/2018) pukul 09.30 WIB. “Di daerah Karawang,” tambahnya. Lion Air itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB tujuan Pangkal Pinang. Kemudian mengalami lost contact pukul 06.33 WIB. Sebelumnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta melaporkan kecelakaan pesawat Lion Air 610 jatuh di sekitar tanjung karawang, Jawa Barat. Pada TW 1029 0740 G, terima informasi dari vts Tanjung Priok Pak Suyadi (0812 9649 3005), tug boat AS JAYA II (rute : Kalimantan Selatan – Marunda) melihat pesawat Lion Air diduga jatuh di sekitar tanjung karawang sbb : Nama pesawat : Lion Air 610 Rute : Jakarta – Pangkal Pinang Posisi : 05 48.934 S 107 07.384 E Radial : 40.21 degree / 23.81 NM

Pada TW 1029 0750 G, rescuer Kansar Jakarta dan RIB 03 Kansar Jakarta bergerak ke lokasi koordinat kejadian untuk melakukan operasi SAR. (red/det)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja
Kemnaker–JICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
UNIQLO Salurkan Bantuan Senilai Rp750 Juta untuk Mendukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana di  Flores dan Lombok
CONVERSE RILIS RUN STAR CRUSH, CHUNKY SNEAKERS  STYLISH ALA KARINA AESPA
Kemnaker Dampingi 20 Perusahaan, Tingkatkan Produktivitas melalui Perbaikan Sistem Kerja
Maxim Medan Bekali Mitra Pengemudi dengan Edukasi Keselamatan, Kejahatan Siber, dan Anti Narkoba
komentar
beritaTerbaru
Sowan Kadipaten Jepara

Sowan Kadipaten Jepara

Sowan Kadipaten Jepara Pendekar putri dari wilayah Jepara bernama Kanjeng Ratu Kalinyamat. Putri Sultan Trenggana Syah Alam Akbar III. Raja

Wisata