Senin, 12 Oktober 2026

Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup

Administrator - Rabu, 26 Agustus 2026 00:34 WIB
Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
ist
Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi untuk memastikan tenaga kerja di bidang permanent makeup memiliki kompetensi yang terukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.

Baca Juga:

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, peningkatan kompetensi perlu berjalan seiring dengan penerapan standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

"Semakin berkemb ang sebuah profesi, semakin besar pula tuntutan terhadap kompetensi, standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja," ujar Afriansyah saat memberikan sambutan pada peresmian Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Menurut Afriansyah, kehadiran LSP Permanent Makeup Indonesia menjadi langkah penting untuk memastikan tenaga kerja di bidang permanent makeup memiliki kompetensi yang terukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.

Afriansyah juga mengapresiasi terbentuknya Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia. Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran dalam membangun jejaring, meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat pembinaan profesi, serta menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman.

"Ke depan, saya berharap perkumpulan ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku profesi, tetapi juga menjadi rumah b ersama untuk meningkatkan kualitas SDM permanent makeup Indonesia," ujarnya.

Ia berharap semakin banyak pekerja di bidang permanent makeup memperoleh pelatihan dan mengikuti sertifikasi kompetensi. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Afriansyah menambahkan, bidang kecantikan tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesempatan kerja, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Di balik setiap profesi permanent makeup, ada keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan keberanian untuk membangun usaha," katanya.

Biro Humas Kemnaker

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mendiktisaintek Dorong USU Jadi Pusat Unggulan Iptek di Sumatera
Akses Warga Makin Aman, Jembatan Beton Aek Karontang Rampung Dibangun
Buka Sosialisasi Bahaya Narkoba, Wakil walikota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Anti Narkoba
Peralihan Aset Dinas Perhubungan Jadi Kantor Imigrasi, Antara Regulasi Hibah dan Dugaan Pelanggaran Prosedur
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Langkah Strategis Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia
Sisa Makanan Berubah Jadi Pakan Ternak, Inovasi KKN UGM di Asahan Raih Apresiasi Wakil Bupati
komentar
beritaTerbaru