Rabu, 26 Agustus 2026

OTT Makin Marak, Ini Kata Politisi PKS

Administrator - Selasa, 28 Agustus 2018 15:22 WIB
OTT Makin Marak, Ini Kata Politisi PKS

MEDAN I SUMUT24 Maraknya operasi tangkap tangan di instansi pemerintah akhir-akhir ini seperti yang melanda Dinas BPPRD Medan, Pasar Marelan Medan serta baru-baru ini lagi terjadi di Pengadilan Negeri Medan yang melibatkan Ketua PN Medan, Hakim dan Paniter adalah sesuatu kemunduran dari program pemberantasan korupsi. Berarti pemberantasan korupsi belum sepenuhnya dijalankan aparatur dan masyarakat. Politisi PKS Abdul Rahim Siregar mengatakan, Maraknya OTT karena pejabat negera, yang mendapatkan gaji dari negara dan rakyat tidak menjalankan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan regulasi yang berlaku dinegeri ini. Semua fasilitas sudah mereka dapatkan dari uang rakyat seharusnya mereka bekerja dan bertugas untuk kesejahteraan masyarakat bukan yang lain-lain, ucapnya. Sistem dan regulasi di negeri ini sudah semakin baik sebenarnya, akar masalahnya bangsa ini adalah integritas para pejabat negara. Terjadi degredasi integritas sehingga yang berani melanggar sumpah jabatan, tidak ada rasa takut dan malu mengambil hak orang lain/rakyat, ucap mantan Anggota DPRD Medan tersebut.(W03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja
Kemnaker–JICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
UNIQLO Salurkan Bantuan Senilai Rp750 Juta untuk Mendukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana di  Flores dan Lombok
CONVERSE RILIS RUN STAR CRUSH, CHUNKY SNEAKERS  STYLISH ALA KARINA AESPA
Kemnaker Dampingi 20 Perusahaan, Tingkatkan Produktivitas melalui Perbaikan Sistem Kerja
Maxim Medan Bekali Mitra Pengemudi dengan Edukasi Keselamatan, Kejahatan Siber, dan Anti Narkoba
komentar
beritaTerbaru
Sowan Kadipaten Jepara

Sowan Kadipaten Jepara

Sowan Kadipaten Jepara Pendekar putri dari wilayah Jepara bernama Kanjeng Ratu Kalinyamat. Putri Sultan Trenggana Syah Alam Akbar III. Raja

Wisata