Selasa, 20 Oktober 2026

OTT di Dinkes Labuhan Batu, Bendahara S Kabur Lewat Jendela

Administrator - Selasa, 10 Juli 2018 17:41 WIB
OTT di Dinkes Labuhan Batu,   Bendahara S Kabur Lewat Jendela

Labuhan Batu  | SUMUT24

Baca Juga:

Tim Saber Pungli Polres Labuan Batu, Sumatera Utara, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Dinas Kesehatan Labuan Batu. Bendahara Dinas Kesehatan Labuan Batu berhasil kabur melalui jendela dan saat ini masih buron.

Kabid Humas Polda Sumater Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, OTT itu dilakukan pada Senin (9/7) pukul 17.00 WIB. Pungli yang diduga dilakukan oleh Bendahara Dinas Kesehatan Labuan Batu berinisial S (34), yakni pemotongan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) periode Januari-Maret 2018.

Saat digerebek, S berhasil kabur. Polisi hanya menemukan 6 kepala puskesmas yang menjadi korbana pungli pelaku. “Ada 6 orang yang telah kita panggil sebagai saksi, yang juga merupakan korban dalam pungli ini. Mereka adalah inisial S (48), ES (38), JA (34), NA (31), YH (43), dan EE (52),” kata Tatan di Mapolda Sumatera Utara, Selasa (10/7).

Tatan menjelaskan, pelaku memotong BOK sebesar 40 persen dari dana yang seharusnya di terima setiap puskesmas di Labuan Batu. “S pada saat dilakukan penindakan yang bersangkutan melarikan diri lewat jendela,” ungkap Tatan.

Sampai saat ini, polisi masih mengejar S. Tatan mengimbau S untuk segera menyerahkan diri. “Saat ini sudah diimbau untuk menyerahkan diri ke Polres Labuan Batu. Bila tidak mau menyerahkan diri, pelaku menjadi buron dan akan terus dikejar,” ucap Tatan.

Informasi di lapangan, seorang petugas yang ingin dikonfirmasi wartawan di kantor Dinkes Labusel, tidak mau memberikan komentar terkait dengan penangkapan sejumlah KAPUS tersebut.

Ditempat yang sama seorang pegawai didinas Labusel, yang tidak mau disebutkan jati dirinya, saat dikonfirmasi mengatakan, “enam orang tadi bang yang ditangkap, entah dibawa kemana saya tidak tau,” ujarnya. Saat ditanya tentang KAPUS mana dan namanya siapa beliau tidak mau menjelaskan.

Sementara, Kasubag Humas Polres Labuhanbatu AKP Viktor Sibarani ketika dikonfirmasi juga mengaku belum memperoleh informasi resmi. “Kemungkinan tim dari Poldasu. Tapi kita tunggu saja informasi perkembangannya,” tambah Viktor.

Dari OTT itu, polisi menyita uang tunai Rp 54,5 juta yang disita dari tas Bendahara Puskesmas Aek Goti, uang tunai senilai Rp 35 juta dari Kepala Puskesmas Tanjung, uang tunai senilai Rp 34,9 juta dari tas Kepala Puskesmas Mampang, dan dokumen pertanggungjawaban dana BOK dari bulan Januari sampai dengan Maret 2018. (red/ms)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tengah Malam, Polisi Obrak – Abrik Sarang Narkoba Jermal 12 3 Pelaku Diringkus, Belasan Paket Narkoba Disita
Lima Kali Berturut-turut, Deli Serdang Raih Predikat Informatif
Lima Kali Berturut-turut, Deli Serdang Raih Predikat Informatif
Kapolda Sumut Silaturahmi ke BNNP Sumut, Perkuat Kolaborasi Pemberantasan Narkoba
Kapolda Sumut Raih Penghargaan Achievement Person, Polda Sumut Predikat Informatif di KI Award 2026
HUT ke-62 Golkar, Andar Amin Harahap Ajak Kader Lebih Dewasa dan Berpihak kepada Rakyat, 17 Daerah Tunggu Diskresi Ketua Umum
komentar
beritaTerbaru