Rabu, 01 Juli 2026

Terduga Teroris Serang Polda Riau, Ini Perintah Kapoldasu

Administrator - Rabu, 16 Mei 2018 04:51 WIB
Terduga Teroris Serang Polda Riau, Ini Perintah Kapoldasu

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Pasca aksi pengeboman di Kota Surabaya, dan pada, Rabu (16/5) kali ini di Polda Riau juga menjadi sasaran teoris. Poldasu meningkatkan keamanan dan mengantisipasi gerakan teroris di Sumut, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw memerintahkan jajarannya untuk menyiagakan personil di masing-masing kantor Polisi sebanyak 2/3 kekuatan.

Irjen Pol Paulus Waterpau pada arahannya, memerintahkan untuk meningkatkan pengetatan pengamanan Mako Poldasu, Brimobda, SPN, Polairud, Sabhara, Lantas dan rumah dinas/jabatan serta perumahan miliki Polri.

Selain itu, Kapoldasu juga meminta untuk mensterilisasi setiap kendaraan dan orang yang akan memasuki Mako dengan membuat barikade berlapis guna memperkecil ruang masuk kelompok penyerangan dilakukan terduga teroris di Mako masing-masing dan asrama.

“Tempatkan anggota PAMTUP pada posisi pantau dan Matbar diluar Markas dalam radius aman untutk mengawasi setiap orang dan gerakkan para pihak yang hendak menggambarkan dan melakukan penyerangan (gunakan alat deteksi atau Camera untuk merekam mereka yang akan memasuki areal Markas),” sebut Irjenc Pol Paulus Waterpauw.

Kemudian untuk meminimalisir jatuhnya korban petugas, Sahbara dan Brimob agar gunakan rompi anti peluru tanpa helm saat melakukan penjagaan Mako dan atau Asrama.

Tunjuk penanggungjawab jaga Markas denga libatkan perwira yang miliki kemampuan deteksi pengamatan dan penindakkan baik guna dapat mengendalikan anggota jaga.

Gunakan SOP jaga Mako yang berlaku dengan  penuh tanggungjawab dan laporkan perkembangan sikon di wilayahnya masing untuk para kapolres/tabes serta pamatwil polda sesuai pembagian wilayah tugasnya.

Agar bersihakan pedagang atau perparkiran masyarakat umum didepan Mako masing-masing sehingga Pandangan Satuan pengamanan Mako dapat secara bebas memantau hilir mudik setiap orang yang melintasi depan Mako.

Kapoldasu juga memberikan catatan penting yakni manfaat siaga 1 denga menggunakan kekuatan 2/3 dari jumlah anggota yang ada dimasing-masing Satker baik itu Polda, Polres dan Polsek guna memudahkan pemanfaatannya oleh Kasatker masing-masing.(Darmanto)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tanpa Izin dan Tanpa Tempat Penyimpanan, Pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Asahan Terancam Pidana, Diminta Penegak Hukum Turun Tangan
Sambut Tim Pemantau TP PKK Provinsi, Kabupaten Asahan Tampilkan Prestasi dan Kekuatan Program di Tingkat Desa
1.266 Hektar HTR di Asahan Disulap Jadi Kebun Sawit, Ketua Koperasi Tani Mandiri Bantah Jual Beli Lahan, Ratusan Hektar Milik R Sinaga
BNCT Apresiasi Kontribusi CMA dalam Mendukung Pertumbuhan Arus Peti Kemas di Belawan
Penyambutan di Kualanamu Jadi Simbol Penguatan Hubungan LMP Sumut dan Sulawesi Selatan
BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
komentar
beritaTerbaru