MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
“Inteligen kita kecolongan, tidak mampu mendeteksi sejak dini potensi yang akan muncul. Tapi yang terpenting, Saya hanya ingin mengingatkan semua pihak, bahwa jangan buru-buru menuduh kelompok-kelompok Islam ada dibalik ini semua,” begitulah reaksi tegas Anggota DPD RI Asal Sumut, Dedi Iskandar Batubara, Minggu (13/5), saat diwawancarai SUMUT24.
Menurutnya, terorisme belum tentu Islam pelakunya, meski gereja yang selama ini menjadi targetnya. Polisi harus selidiki secara transparan dan apa adanya.
“Saya menduga, ini karena sedang tahun politik, bisa saja ada pihak-pihak yang menginginkan bangsa ini pecah. Dan dibangunlah isu-isu yang sensitif seperti ini. Saya menduga ada pihak-pihak yang tidak senang dengan kedamaian yang ada di Indonesia. Dan mengambil keuntungan dari peristiwa pengeboman seperti ini,” tegasnya.
Dia mendesak inteligen untuk mampu bekerja lebih maksimal dengan mampu mendeteksi gejala-gejala sebelum kejadian.
“Saya kira ini pasti sudah direncanakan, dengan ledakan di beberapa titik dan waktu yang hampir bersamaan serta fokusnya adalah rumah ibadah, tidak mungkn ini berdiri sendiri, ini kerjaan yang sudah di desain sedemikian rupa dalam rangka menyulut kemarahan ummat agama tertentu,” tegas senator Sumut ini.
“Kepolisian dan pihak terkait lainnya diminta untuk segera mengungkap peristiwa ini, siapa aktornya, apa motifnya,” tutupnya. (W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News