Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan
sumut24.co MedanGallery Mustika Deli Dekranasda Medan menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengemban
kota
MEDAN|SUMUT24 Guna mendorong dan memajukan pariwisata di Sumut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut, Hidayati berencana akan melakukan kajian tentang kawasan strategis pariwisata provinsi (KSPP).
Baca Juga:
- Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan
- Tingkatkan Daya Saing Produk, Tim Pemas DPPM USU 2026 Serahkan Mesin Pengering dan Latih Inovasi Rengginang Kelor di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari
- Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak
“Dengan adanya KSPP ini, tentu akan mendukung kita dalam mengembangkan pariwisata yang ada di Sumut kedepannya,†sebut Dr Ir Hj Wan Hidayati M.Si .
Hidayati akan memasukkan beberapa tempat wisata yang ada di Sumut seperti, Tangkahan, Air Terjun Ponot, Sipiso-piso, Pantai Cermin, dan tempat wisata lainnya yang dinilai bisa dijadikan sebagai kawasan strategis pariwisata di Sumut.
“Selain itu, kita juga memiliki tempat wisata mangrove yang tersebar mulai dari Belawan sampai ke Percut. Kemudian ada juga daearah wisata lainnya yang akan kami identifikasi lagi, tentunya daerah ataupun tempat wisata yang kita nilai bisa menjadi kawasan strategis pariwisata provinsi kita,†papar Dr Ir Hj Wan Hidayati M.Si .
Dengan adanya KSPP, jelasnya, maka Pemprovsu pun harus membuat Peraturan Daerah (Perda) untuk lebih menguatkan penerapan aturannya.
“Nah, jika Perda ini sudah terbangun, maka kita bisa mengembangkan semua destinasi wisata yang ada di Sumut,†katanya.
Selain itu, Hidayati juga memaparkan soal cagar budaya yang ada di Sumut. Dimana menurutnya, untuk cagar budaya yang ada di Sumut, Pemprovsu memerlukan konsep kebijakan untuk protection (perlindungan).
“Dan hal ini harus lewat Pergub. Nah, Pergub ini sifatnya harus membuat konservasi ataupun pemeliharaan dan perlindungan kepada cagar-cagar budaya yang ada di Sumut ini,†bebernya.
“Karena apa, karena disana (cagar budaya, red) itu diperlukan pemeliharaan dan juga diperlukan amenitas, diperlukan juga sarana dan prasarana. Fasilitasi terhadap cagar budaya yang ada itu. Nah, inilah yang sekarang ini belum kita kembangkan, sehingga pariwisata dan kebudayaan itu belum optimal,†tambahnya.
Dr Ir Hj Wan Hidayati M.Si pun mengatakan bahwa dalam penerapan kebijakan protection tersebut, termasuk juga di dalamnya protection terhadap kebudayaan yang ada. Dimana menurut Hidayati, kebudayaan-kebudayaan yang ada di Sumut saat ini memerlukan status.
“Status ini harus, namanya juga dia itu Culture Heritage (warisan budaya, red). Makanya dia harus memiliki dasar, memiliki status dengan kebijakan. Nah, itu harus dibuat juga regulasinya agar dia bisa dilindungi, dipelihara, dan bagaimana cara kita memeliharanya,†jelas Hidayati.
Sebenarnya inventaris tersebut, kata Hidayati sudah dilaksanakan. Kendati demikian, pihaknya akan memantau kembali bagaimana cagar budaya ini bisa ditingkatkan semua fasilitasnya. Dicontohkannya, untuk kesenian, dimana kesenian di Sumut saat ini sudah ada dan juga giat dilakukan, akan tetapi belum terkelola dengan baik.
“Untuk itu, kami rencananya akan membuat festival seni yang bisa mengangkat semua etnik. Misalnya dalam setahun itu ada tiga kali festival, seperti Festival Budaya Melayu, Festival Budaya Batak, dan Festival Budaya Karo. Dengan demikian, semua etnik yang ada di Sumut ini akan kita angkat melalui festival yang dilakukan,†terangnya.
Apabila festival etnik tersebut disatukan semuanya, jelas Hidayati menambahkan, tentu berbagai macam etnik budaya yang ada ini tidak bisa terangkat semuanya. Sebab di dalamnya itu ada bermacam-macam, mulai musik, kuliner, pakaian adat, hingga rumah adatnya.
“Makanya itu, saya ingin setiap etnik itu harus ada festivalnya sendiri. Sehingga hal Ini akan menjadi satu paket wisata yang rutin,†pungkas mantan Kadis Lingkungan Hidup Sumut tersebut.(Red)
sumut24.co MedanGallery Mustika Deli Dekranasda Medan menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengemban
kota
sumut24.co LangkatDirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian P
Umum
Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak
kota
Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi
kota
Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM
kota
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) berikan pemaparan dan edukasi kepada warga Medan Tembung un
kota
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
kota
Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus
News
sumut24.co MedanDi tengah dinamika dunia bisnis dan pendidikan modern yang bergerak serba cepat, standar kepemimpinan serta pengembangan s
kota
Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk menertibkan segala bentuk perjudian dan menindak pemilik dan para pelaku ya
Hukum