Selasa, 20 Oktober 2026

Safrul Daulay SH MM: Berawal Security Hingga Bos Abujapi

Administrator - Kamis, 08 Maret 2018 04:42 WIB
Safrul Daulay SH MM: Berawal Security Hingga Bos Abujapi

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Memang benar adanya, bahwa kita tidak akan tau nasib seseorang. Begitu pun yang dirasakan Safrul Daulay SH MM. Berawal dari seorang satpam (satuan pengaman) biasa, kini dirinya bisa menjadi Bos dalam perusahaan jasa keamanan dan terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Sumut.

Awalnya, Safrul termotivasi dari membaca majalah saat di bandara. Dimana saat itu ada bacaan yang menuliskan seorang satpam berhasil menjadi pengusaha.

“Awalnya terinspirasi dari baca majalah. Dari sana saya percaya bahwa gak ada yang gak mungkin untuk bisa dilakukan,” katanya.

Safrul pun terus menekuni pekerjaannya itu tanpa putus asa. Ia pun mencoba melakukan studi banding tentang pengamanan. Lalu ia mencoba mendirikan usaha jasa keamanan sendiri. Menurutnya, usaha jasa keamanan ini cukup baik prospect nya ke depan. Sebab hampir seluruh perusahaan pasti memerlukan satpam/security.

Safrul menegaskan, satuan pengamanan (Satpam/security) harus miliki kompotensi dan nurani menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Sebab, dalam menghadapi dunia global dewasa ini sejalan dengan perkembangan industri, satpam profesional memiliki kewenangan terbatas sebagai perpanjangan tangan tugas Polri sangat dibutuhkan.

Katanya, untuk melahirkan security industrial yang profesional, perlu dipahami oleh semua BUJP sebagai pengelola tenaga satpam terhadap Perkap No.24 Tahun 2010 yaitu peraturan tentang tata cara dan pelaksanaan audit perusahaan (BUJP) yang mengajukan permohanan rekomendasi operasional serta surat operasional ijin dari Polri.

Dia mengungakapkan, dewasa ini BUJP yang terdaftar di Sumut lebih dari 100 perusahaan, akan tetapi yang aktif berkisar 50 sampai 60 persen. Hal ini menunjukkan kondisi perusahaan (BUJP) di daerah ini kurang sehat. Oleh sebab itu masih perlu dilakukan pembinaan oleh Polri sebagai institusi pengawas BUJP disamping peran AMSI dan ABUJAPI.

Oleh sebab itu, ke dua asosiasi ini sangat merespon sosialisasi Perkap No.24 Tahun 2010, sehingga keberadaan BUJP lebih profesional untuk pemenuhan industrial security. Scurity juga perlu mendapatkan Pendidikan Kemampuan Gada Pratama, Tujuannya untuk mendapatkan kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh satpam, sebelum bertugas di lapangan. Sehingga setelah lulus, diharapkan mampu sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas.

“Oleh karenanya pencapaian standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan, selain menjadi tanggung jawab yang bersifat timbal balik bagi para pendidik dan terdidik, adalah mengandung nilai-nilai tanggung jawab sosial serta merupakan beban moral terkait dengan kemampuan satpam untuk memenuhi harapan masyarakat maupun usernya,” tutupnya. (W07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
Pergatsi Sumut Usulkan Gateball Masuk Popnas, Siap Tuan Rumah Kejurnas 2027
Momentum Haornas Menumbuhkan Semangat Olahraga dan Pola Hidup Sehat 
Sarang Narkoba Gang Nasional Digerebek Pengedar Diringkus, Barak Narkoba Dibumi Hanguskan
Ka. SPI Perumda Tirtanadi Bantah Berita di Medsos Adanya Temuan BPK 170 Paket "Emergency"
Rico Waas dan Komisi IV DPRD Medan Bahas Banjir, Parkir, PBG hingga Kebutuhan Mobil Damkar
komentar
beritaTerbaru