Senin, 19 Oktober 2026

Pengamat Kesehatan USU Apresiasi Revitalisasi 31 Faskes di Medan, Tekankan Pentingnya Peningkatan SDM Nakes

Administrator - Senin, 19 Oktober 2026 19:16 WIB
Pengamat Kesehatan USU Apresiasi Revitalisasi 31 Faskes di Medan, Tekankan Pentingnya Peningkatan SDM Nakes
Pengamat Kesehatan Sumatera Utara sekaligus akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Destanul Aulia, SKM, MBA, MEc, Ph.D. foto.ist
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap tengah menggenjot revitalisasi 31 fasilitas kesehatan (faskes) senilai Rp125,9 miliar. Proyek yang mencakup pembangunan tiga puskesmas baru dan renovasi 28 puskesmas ini ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026. Langkah ini diambil untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih modern, bersih, representatif, serta nyaman bagi masyarakat Kota Medan.


Langkah strategis Pemko Medan tersebut mendapat apresiasi dari Pengamat Kesehatan Sumatera Utara sekaligus akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Destanul Aulia, SKM, MBA, MEc, Ph.D. Menurutnya, pembenahan fisik faskes merupakan dimensi penting dalam membentuk persepsi positif dan membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah. Tampilan fasilitas yang modern diharapkan dapat mengubah citra puskesmas dari sekadar pilihan kedua menjadi pilihan utama masyarakat untuk pelayanan kesehatan primer.


Kendati demikian, Ketua Pengda Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Sumut ini menegaskan bahwa gedung puskesmas yang megah saja tidak cukup. Ia mengingatkan Pemko Medan agar pembenahan infrastruktur fisik harus diiringi dengan peningkatan kualitas serta redistribusi Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan (nakes). Menurutnya, dokter, perawat, bidan, hingga tenaga laboratorium harus memiliki kompetensi klinis yang mumpuni serta ditunjang oleh sikap pelayanan yang ramah, komunikatif, dan edukatif.


Destanul juga menyoroti pentingnya merumuskan strategi holistik untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer. Ia mendorong Pemko Medan untuk memastikan kesiapan operasional puskesmas, seperti kelengkapan alat medis laboratorium dasar, ketersediaan obat-obatan yang memadai, hingga penerapan digitalisasi sistem pendaftaran guna memangkas waktu tunggu. Selain itu, puskesmas juga dituntut untuk lebih aktif menjalankan fungsi promotif dan preventif melalui penanganan program-program unggulan seperti penanganan stunting, hipertensi, dan diabetes di lingkungan sekitar.

Lebih jauh, Destanul menyarankan agar evaluasi keberhasilan puskesmas tidak hanya bertumpu pada status akreditasi atau jumlah kunjungan semata, melainkan pada indikator kinerja berbasis hasil (outcome). Evaluasi harus mengukur sejauh mana derajat kesehatan masyarakat meningkat, penyakit kronis dapat dikendalikan sejak dini, serta penurunan tingkat rujukan kasus non-gawat darurat yang selama ini cenderung memadati Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.


Ia berharap revitalisasi ini menjadi momentum transformasi pelayanan kesehatan di Kota Medan secara mendasar dan menyeluruh. Ke depan, Pemko Medan diharapkan dapat menetapkan target transformasi yang terukur, dimulai dari audit kesiapan pelayanan hingga evaluasi berkala terhadap kepuasan masyarakat. Indikator keberhasilan puskesmas yang sejati bukanlah seberapa banyak orang sakit yang datang berkunjung, melainkan seberapa mampu fasilitas tersebut membuat masyarakat di wilayah kerjanya hidup lebih sehat. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rico Waas dan Komisi IV DPRD Medan Bahas Banjir, Parkir, PBG hingga Kebutuhan Mobil Damkar
Pemko Medan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Fokus Pasokan Bahan Pokok dan Program 3 Juta Rumah
Kreativitas Desainer Lokal Memukau di MFCF 2026, Ketua Dekranasda Kota Medan Beri Apresiasi Tinggi
Rico Waas dan Airin Optimalkan Galeri Mustika Deli Dekranasda sebagai Ruang Promosi UMKM
Di Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman dan Doakan Kabut Asap Segera Berlalu
Peringatan Hari Ulos Nasional Meriahkan Puncak MFCF 2026, Rico Waas Harap Tenun Lokal Mendunia
komentar
beritaTerbaru