Gembong Narkoba Buron Bareskrim Basri Lewaimang Ditangkap Interpol di Kuala Lumpur
KUALA LUMPUR Buronan kasus narkoba, Basri Lewaimang (50), yang disebut sebagai pengendali peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan m
NewsBalige | SUMUT24
Baca Juga:
Lemahnya penanganan dugaaan kasus korupsi di Kabupaten Toba Samosir yang hingga kini belum dituntaskan oleh Kejaksaan Negeri Tobasa, kembali mengundang aksi oleh komunitas masyarakat yang tergabung dalam Forum Pemuda Toba di depan Kantor Kejari Tobasa, Balige, Senin (26/2).
Penanganan dugaan kasus korupsi yang merajalela di kabupaten Tobasa diantaranya korupsi perjalanan PKK ke Lombok dan pengadaan bibit durian oleh Dinas Pertanian dinilai tak berujung selesai.
“Meski telah menjalani tahun kedua, penyelidikan kasus PKK tak terlihat ujungnya, tidak ada tersangka, sementara penyidik juga tidak kunjung menerbitkan Surat Pemberhentian Penyelidikan Perkara (SP3),” tegas Marlon Sihombing, seraya meminta Kejari Tobasa agar berhenti melakukan pembodohan kepada rakyat dengan membual kinerja namun menutupi berbagai kesalahan.
Teriakan anti korupsi yang disampaikan bermula dari penanganan kasus penebangan pohon oleh op saulina dkk yang dapat segera dituntaskan, hingga mengalami nasib yang memprihatinkan dengan putusan pengadilan, sementara penanganan terhadap persoalan hukum lainnya yang sudah ditangani Kejari Tobasa dinilai mengendap.
Kasi Intel Kejari Tobasa Frenky Pasaribu didampingi plt Kasipidsus Edward Bagariang menerima kehadiran perwakilan FPT di aula kejaksaan beberapa saat usai aksi.
Kajari Tobasa Jeffry Maukar melalui Kasipidsus Edward Bagariang, menyampaikan, penanganan kasus yang ada di Kejari Tobasa hingga saat ini tidak pernah dihentukan. Namun penanganan kasus PKK dan bibit durian, disebutkan, tidak memenuhi alat bukti menunggu alat bukti yang dibutuhkan, dapat dibuka kembali.
“Kejari Tobasa tidak pernah melaksanakan penghentian penyelidikan, tapi tidak cukup alat bukti. Kalau ada bukti baru, sampaikan ke kami, kita akan buka kembali. Tidak ada SP3, tidak ada penghentian baik itu PKK dan bibit durian. Menurut KUHAP, unsur untuk Tindak Pidana Korupsi itu, selain perbuatan melawan hukum juga adanya kerugian negara, siapa yang bisa mengaudit? Belum ada yang diaudit,” tegas Edward.
Rudi Napitupulu, mewakili FPT menyambangi, adapun aksi itu dilakukan dengan tujuan agar Kejari Tobasa sebagai benteng terakhir dalam penegakan hukum dapat melaksanakan tugasnya. “Kita minta hukum itu duduk sama rendah berdiri sama tinggi agar kejadian kejadian seperti di atas boleh diminimalisir agar masyarakat tidak terzolimi demi kebaikan Tobasa,” ujarnya. (des)
KUALA LUMPUR Buronan kasus narkoba, Basri Lewaimang (50), yang disebut sebagai pengendali peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan m
News
Jakarta Sumut24.co Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) mencatat sejumlah capaian penting di tengah upayanya memperkuat posisi sebagai perguruan
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distr
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambangi Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tanju
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Teknis Rencana Penetapa
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan berkomitmen memastikan penyaluran bantuan sosial benarbenar sampai kepada yang ber
News
Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
kota
Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika Rumah Sakit Harus Makin Maju
kota
Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
kota