Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
kota
Langkat | SUMUT24
Baca Juga:
Acara utama HAUL ke-94 Tahun Syekh Abdul Wahab Rokan Al Kholidi Naqsabandi berlangsung khidmat di Kampung Besilam Babussalam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Rabu (7/2).
Pasangan calon pemimpin Sumatera Utara, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, turut hadir di sana. Tampak hadir juga, Wakil Gubernur Sumut, Nurhajizah Marpaung, Bupati Langkat, Kapolres Langkat, Ketua DPRD Riau, Septiana Rusli Zainal, mursyid, khalifah dan puluhan ribu jamaah Tareqat Naqsabandiyah di Sumatera Utara dan beberapa provinsi lain di Indonesia. Hadir juga jemaah tareqat dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand. Dalam kesempatan itu, kegiatan seremoni HAUL ke 94 ditandai dengan pembacaan sejarah Syekh Abdul Wahab Rokan. Selanjutnya, Edy Rahmayadi yang juga bakal calon Gubsu, diminta untuk menyampaikan sambutan mewakili jamaah.
Diketahui, baik Edy maupun Ijeck sudah lama menjadi bagian keluarga besar di sana. “Saya berterimakasih diberikan kesempatan untuk berbicara dari mimbar yang besar, di tempat ini, bersama tuan-tuan guru yang saya muliakan,” ungkap Edy Rahmayadi,
Edy mengatakan, dirinya bersama Ijeck, sapaan Musa Rajekshah, sangat berbesar hati menjadi bagian dari para ulama. “Saya sendiri, sudah dibawa ayah saya ke Kampung Besilam Babussalam sejak kanak-kanak. Tahun 1969, saya sudah sampai ke tempat ini,” kata Edy.
Edy mengatakan, sebuah daerah yang menjadi tempat berdiamnya para ulama dan berisikan penduduk yang memuliakan ulama sesuai tuntunan Islam, dia yakini akan menjadi daerah yang sejahtera dan bermartabat, contohnya seperti Kampung Besilam Babussalam.
“Keberadaan ulama, di topang dengan kepemimpin formal seperti kepala desa, sudah pasti membawa kebaikan bagi masyarakat. Saya sangat sepakat, jika umara dan ulama harus bersatu untuk pembangunan di satu daerah,” pungkasnya.
Setelah Edy Rahmayadi berpidato, kemudian acara dilanjutkan dengan pengangkatan sejumlah mursyid Tareqat Naqsabandiyah di 7 kabupaten/kota di Sumut dan Riau oleh Tuan Guru Babussalam, Syekh H Hasyim Al Syarwani.
Sementara itu, Musa Rajekshah yang ditanyai wartawan, mengatakan, peringatan HAUL ke 94 Syekh Abdul Wahab Rokan ini mestilah menjadi hikmah sebagai manusia dan hamba Allah SWT.
“Syekh Abdul Wahab Rokan adalah contoh bagi kita untuk selalu berbuat yang terbaik. Baik itu di hadapan Allah SWT, dan kepada sesama manusia. Ramainya jamaah yang datang ke sini, membuktikan Syekh Abdul Wahab Rokan adalah ulama besar dan kharismatik,” pungkas Ijeck.
Dikatakannya, dirinya dan Edy Rahmayadi harus selalu bersyukur pada Allah SWT, karena selain mendapatkan bimbingan dari orang tua, mereka juga mendapatkannya dari para ulama sejak dini.
“Saya percaya, apa yang kami capai saat ini, misalnya Pak Edy yang berhasil menapak karir tinggi di TNI (Pangkostrad) merupakan berkah dari Allah SWT, atas bimbingan orang tua dan ulama,” kata Ijeck.
Eramas Tunjuk Hery Utomo Gantikan Afifuddin Lubis
Pasangan bakal calon Gubsu/Wagubsu Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) akhirnya menunjuk Hery Utomo sebagai Ketua Tim Pemenangan menggantikan Afifuddin Lubis yang mengundurkan diri karena diultimatum Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU), apakah bertahan sebagai ketua tim pemenangan atau Ketua Pengurus Wilayah Nadlatul Ulama (PWNU) Sumatra Utara.
“Hery Utomo merupakan orang dekat Pak Edy Rahmayadi. Pak Edy langsung yang mengangkat Pak Hery Utomo, itu kata Pak Edy tadi dalam pembicaraannya terkait mundurnya Pak Afifuddin,” kata Bukhari Barus, Koordinator Wilayah (Korwil) I Sumut Tim Pemenangan Eramas, saat mendampingi kunjungan Edy Rahmayadi bertemu ratusan relawannya, di lapangan futsal Jalan Pemuda, Kecamatan Tanjungpura, Langkat, Rabu (7/2).
Menurut Bukhari Barus, pengangkatan Hery Utomo sudah resmi dari Edy Rahmayadi, meski belum secara tertulis. “Setelah nanti di atas kertas, pasti Tim Eramas memberitahukan ke KPU Pak Hery Utomo sebagai Ketua Tim Pemenangan Eramas. Dan pengunduran Pak Afifuddin sudah sampai ke Pak Edy,” jelasnya.
Sebelumnya Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumut, Fadly Yasir meragukan kebenaran pernyataan Afifuddin Lubis sudah mundur dari Ketua Tim Pemenangan Eramas. Hal itu mengingat sampai hari ini (Rabu,red) belum ada surat tertulis disampaikan Afifuddin kepada PWNU Sumut yang menyatakan sikapnya mengundurkan dari Eramas. Dengan demikian belum dapat dipastikan apakah benar Ketua PWNU Sumut itu telah mundur.
“Saya juga sudah menanyakan ke Komisi Pemilihan Umum Sumut, mereka bilang belum ada pergantian Ketua Tim Pemenangan Eramas yang disampaikan pasangan Edy. Artinya kan tidak benar Afifuddin mundur. Kepada PWNU juga belum disampaikan, ” kata Fadly. (W07)
Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
kota
sumut24.co MEDAN , Kepengurusan Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Medan untuk masa bakti 20262028 resmi dilantik dalam acara khidmat ya
kota
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum