Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Pilgubsu 2018 akan segera digelar beberapa bulan lagi, namun semua Paslon Pilgubsu 2018 sepertinya sudah mulai bergentayangan mendatangi masyarakat dengan berbagai janji dan bantuannya.
“Sah-sah saja semua Paslon ingin menang, akan tetapi semuanya tergantung mesin partai politik pengusung bekerja atau tidak. Kalau tidak bekerja apalagi dalam berbagai partai pendukung tersebut ada gap atau kurang harmonis, bisa-bisa Paslon akan tumbang (kalah),” tegas Pengamat Politik Osril Limbong kepada SUMUT24, Senin (15/1).
Menurutnya, memang saya perkirakan partisipasi pemilih pada tahun politik ini akan meningkat, karena begitu antusiasnya partai politik dan masyarakat menghangatkan Pilgubsu 2018 ini.
Akan tetapi dengan tak masuk atau dicalonkannya calon yang diunggulkan mereka seperti Erry Nuradi, “cuma hanya melemah sedikit saja dan akan kembali menentukan pilihannya kembali,” tegas Osril.
Seperti halnya Pilgubsu 2013 yang memenangkan pasangan Ganteng (Gatot-Tengku Erry) hanya meraih 30 persen suara atau 15 persen dari jumlah pemilih.
“Itu artinya partisifasi masyarakat sangat rendah sehingga golput menang kembali,” tegas Osril.
Akan dengan maksimalnya KPU melakukan sosialisasi ke masyarakat dan berbagai elemen dipastikan angka partisifasi pemilih akan meningkat, tapi kalau KPU dan stakeholder bekerja keras kalau tidak yang tetap rendah juga. Partisipasi politik tak terlepas dari berkorelasi dengan tingkat kepercayaan masyarakat kepada system, terutama kepemiluan dan dimensi demokrasi lainnya.
Partisipasi politik apa yang bisa diharapkan jika masyarakat tahu para calon yang maju tak sesuai dengan harapan mereka.Berdasarkan penghitungan KPU surat suara sah dalam Pilgub Sumut yang berlangsung pada 7 Maret lalu tersebut, sebanyak 4.861.467 suara, sementara yang tidak sah sebanyak 139.963 suara.
Dengan demikian total partisipasi pemilih sebanyak 5.001.430 jiwa. Sedangkan jumlah pemilih yang terdaftar di DPT berjumlah 10.310.872. KPUD Sumut seperti tidak belajar dari pengalaman Pilgubsu 5 tahun yang lalu dimana golputnya juga tinggi.
“Kurangnya sosialisasi dan persiapan TPS menjadi beberapa masalah yang terus berulang. Bahkan ada TPS yang jauh dari pemukiman warga dan hampir saja tidak ada yang mencoblos di satu desa. Ke depan perlu dipikirkan sebuah regulasi yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk ikut memilih,” ujar Osril mengingatkan. (W03)
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil