Kamis, 14 Mei 2026

OK Arya Akui Terima Uang Rp5,1 Miliar

Administrator - Selasa, 16 Januari 2018 02:38 WIB
OK Arya Akui Terima Uang Rp5,1 Miliar

MEDAN | SUMUT24 Bupati Batubara Non Aktif OK Arya Zulkarnain mengaku menerima uang dari para rekanan proyek sebesar Rp 5,1 Milyar dalam dua tahap pada proyek pengerjaan tiga jembatan di daerah Perupuk dengan nilai proyek Rp 33 miliar lebih pada anggaran 2017.

Baca Juga:

Hal ini terungkap dalam kesaksian OK Arya dalam persidangan untuk kedua terdakwa rekanan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Batubara yakni Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar, di Pengadilan Tipikor, Senin (15/1).

Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo, mencecar mantan penguasa Batubara tentang seputaran sukses fee atau uang pelicin dalam pemulusan pengerjaan proyek yang terjaring dalam OTT KPK beberapa bulan lalu.

Meski awalnya, OK Arya menyatakan lupa akhirnya mengaku bahwa uang yang diterima dari Maringan Situmorang rekanan dalam proyek jembatan ternyata ada beberapa kali dilakukan pada Desember 2016 dan Agustus 2017.

Kalau untuk Desember 2016, senilai Rp 3 milyar yang dilakukan dua kali pembayaran yakni sebesar Rp 1,5 Milyar. Sedangkan pada Agustus 2017 senilai Rp 3,7 Milyar, tapi dari nilai tersebut baru Rp2,1 Milyar yang diterima sementara sisanya masih bersama Ayen senilai Rp Rp 1,6 Milyar.

Masih dalam keterangannya, bahwa uang itu diterima tidak ada paksaan dimana inisiatif atau partisipasi dari para rekanan.

Khusus untuk Maringan bahwa memang dia lah yang sering mengerjakan proyek di Kabupaten Batubara, semenjak 2016 lalu.

Namun ketika ditanyakan kewenangan apakah peran Bupati Batubara dalam proyek. OK Arya hanya menjawab, “saya tidak ada mengarahkan, akan tetapi saya meminta mereka untuk mengerjakan proyek di Batubara karena kuwalitas kerjanya,” ujar OK Arya.

Tentunya melalui proses tender dan masih dalam keterangan OK bahwa dirinya yakin kalau para rekanan itu lulus seleksi tender.

Namun saat ditanyakan tentang uang, OK Arya hanya beranggapan uang terimakasih dan tidak ada pengaruh agar mendapatkan proyek di Dinas PUPR Batubara yang dipimpinnya.

Ditanya lagi kenapa uang diberikan kepada Ayen, lebih lanjut OK Arya mengatakan, bahwa itu dilakukannya untuk mempermudah saja, karena yang bersangkutan teman dan orang kepercayaannya. (R04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Sosok Dr Adlan, ASN Senior Pemko Medan yang Dinilai Layak Duduki Kursi Sekda
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
komentar
beritaTerbaru