Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
Pengamat Sosial Politik USU Drs Wara Sinuhaji MHum mengatakan, tiga kandidat Gubsu yang diusung Parpol dan sudah mendaftar di KPU tentunya akan diverifikasi dan ada beberapa tahapan yang masih didahului.
Baca Juga:
Tiga kandidat inilah yang maksimal bisa dihasilkan Parpol untuk diusung dan dipilih rakyat. Tiga calon yang mendaftar Edy Rahmayadi-Ijeck, Djarot-Sihar Sitorus dan JR Saragih-Ance.
“Dari tiga kandidat ini, saya lihat hanya 2 yang rivalitas terbesar. Pasangan Djarot- Sihar Sitorus serta JR Saragih-Ance itulah koalisi pelangi, mengakomodir masyarakat Sumut plural dan heterogen. Sementara Edy Rahmayadi-Ijeck sama-sama Muslim,” ujar Wara Sinuhaji, kemarin (10/1).
Persaingan akan berjalan ketat, memang ada yang didukung 60 persen Parpol tetapi nantinya yang pilih adalah rakyat. Justru itu rakyat harus paham siapa calon Gubsu yang bisa membangun Sumut ke depan lebih baik. Dan itu kita lihat dari kampanye dan visi misi dari pada kandidat. Sistem Pilgub kita beda dengan DKI.
Itu sudah maksimal. Tapi disisi lain sistem kepartaian kita beku, perlu dirubah untuk menentukan kebijakan partai di daerah, bagaimana supaya partai itu punya otoritas di daerah ini. Partai di daerah ini tidak punya otoritas menentukan siapa calon Gubsu, semua lewat DPP.
Partai di daerah hanya sebagai simbol birokrat partai saja. Jadi tidak fungsional. Tidak punya otoritas untuk menentukan kebijakan-kebijakan . Tapi itu semua kebijakan di pusat. Inilah sistem kepartaian kita yang sentralistik dan feodalistik.
Semua ketua partai menghamba. Sehingga saat Pilkada ada ketua partai yang mengeluh karena tidak punya otoritas. “Itu yang perlu diperjuangkan di Senayan untuk dirubah,” kata Wara.
Kalau di Sumut cukup satu putaran , siapa suara terbanyak itu jadi Gubsu. Wara berharap tidak ada money politik dan kalau KPK ikut memantau itu lebih baik.
“Kepada masyarakat diminta berpolitik secara rasional dan cerdaslah. Lihatlah apa visi misi mereka ke depan. Disitulah tergantung nasib kita,” pinta Wara Sinuhaji.
Apakah mereka mau melakukan perbaikan-perbaikan merubah wajah Sumut menjadi propinsi terbaik di luar Sumatera seperti beberapa puluh tahun yang lalu. Sekarang Sumut dibawah titik nadir. Lihatlah, masing-masing kemampuan kandidat mana menurut masyarakat yang paling baik memimpin kita ke depan 5 tahun yang akan datang.
“Ya silahkan pilih. Dan terpenting jangan gara-gara memilih Gubsu kita saling sikut. Bodohlah itu. Kita harus jadi rakyat cerdas,” kata Wara. (C04)
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil