GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.Co Acara Farewell Parade Kapolda Sumut Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak kepada Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi di Mapolda Sumut, Jumat (21/22) pagi terkesan aneh dengan dilarangnya wartawan masuk ke Mapoldasu untuk meliput.
Sementara, wartawan yang hadir adalah jurnalis yang keseharian nya ngepos di Polda Sumut yang sehari-hari meliput di Mapolda Sumut.
“Belum pernah kejadian wartawan dilarang meliput acara Farewell Parade atau pisah sambut Kapoldasu, ada apa ini?.†sebut sejumlah wartawan. Bahkan, undangan dan pemberitahuan resmi acara tersebut, juga tidak ada diterima wartawan.
Kesannya, pejabat di Poldasu tak berkeinginan mengenalkan Kapoldasu yang baru kepada wartawan. “Ini yang menjadi pertanyaan, apa karena banyak kasus makrak ditangani Poldasu yang tak ingin dipertanyakan wartawan ke Kapolda, atau juga pejabat khawatir wartawan mempertanyakan maraknya begal di Medan, Sumut,†ujar rekan-rekan wartawan.
Pantauan sejak pukul 08:00 WIB pintu masuk di gerbang belakang yang menjadi akses masuk masyarakat umum dan wartawan ke Mapolda Sumut sudah dijaga ketat sejumlah personel dan anggota Provost.
Saat sejumlah wartawan yang sudah hadir berkumpul ingin masuk meliput acara itu, tiba-tiba personel yang berjaga langsung melarang.
“Mohon maaf pak, dari mana? Kalau wartawan tidak boleh masuk, ini perintah,†kata personel Provost AKP W Saragih.
Wartawan yang dilarang masuk pun sontak terkejut. Sebab dari dahulu setiap ada acara pisah sambut seperti ini wartawan selalu diperbolehkan hadir meliput.
“Kenapa gak bisa masuk pak? Kami wartawan yang ngepos di Polda Sumut ini,†sebut salah satu wartawan.
Ditanya seperti itu, personel Provost bersikukuh kalau itu perintah atasan untuk tidak memperbolehkan wartawan masuk.
“Instruksi pimpinan harus steril wartawan, silahkan bapak ibu konfirmasi ke Humas dulu,†katanya lagi.
Mendengar hal itu, wartawan pun melakukan konfirmasi kepada Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Sumut, AKBP Sonny Siregar. Saat dihubungi, mantan Kasat Lantas Polrestabes Medan ini membenarkan kalau perintah pimpinan untuk tidak memberikan ijin wartawan untuk meliput.
“Belum boleh, belum ada ijin dari pimpinan nya (Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, tunggu saja di Balai Wartawan ya,” jawab AKBP Sonny Siregar.
“Bila kita melihat Undang-undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers, pasal (2) menyatakan “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”.
Guna mengkonfirmasi kebenaran hal tersebut, wartawan mencoba melakukan konfirmasi ke Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi melalui Whatsapp Pkl 12.06 Wib belum ada jawaban. Sangat kita sayangkan hingga berita ini tayang belum ada tanggapan sama sekali. (W05).
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota