GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Banyaknya praktik para mafia tanah yang sempat tumbuh subur di daerah Provinsi Sumatera Utara ternyata telah menjadi perhatian banyak pihak Hadi Tjahjanto Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia (RI) mengatakan sudah mengidentifikasi para pelaku mafia tanah ini.
“Gubernur Edy Rahmayadi juga giat membantu menyelesaikan permasalahan mafia tanah ini. Mafia tanah itu selalu bermain di wilayah yang tanahnya memang mahal, wilayah bermasalah dan itu sudah kita identifikasi dan kita selalu bekerja dengan Pemerintah Daerah, Kejaksaan maupun Kepolisian dan itu terus kita lakukan dan sudah banyak yang P21,” ungkap mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto pada temu pers di Lantai II Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Medan seusai acara penyerahan sertifikat aset Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kamis (20/7).
Sebelumnya Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa pertemuan hari ini merupakan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Utara yang diikuti oleh seluruh Bupati/Walikota yang ada di Sumut dan Satgas dari KPK.
Hadi menjelaskan dari 1.117 bidang tanah ini sesuai hasil rapat koordinasi yang dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi bersama seluruh Walikota/Bupati di Sumut , Kantor Pertanahan Nasional (BPN), dan Satgas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih banyak yang belum diselesaikan namun dengan hasil yang luar biasa ini Hadi yakin permasalahan di lapangan akan selesai.
“Persoalan-persoalan di lapangan juga sudah teridentifikasi pertama adalah sesungguhnya bidang-bidang tanah di Pemda baik Provinsi dan Kabupaten/Kota itu semuanya sudah terukur hanya tinggal Kabupaten/Kota melaksanakan tugasnya. Kedua Kabupaten/Kota diminta untuk menunjukkan lokasi atas batas tanahnya karena ada sebahagian tanah itu yang masuk dalam kawasan hutan,” imbuhnya.
Hadi Tjahjanto berjanji dalam waktu dekat segera menyelesaikan berbagai persoalan yang menyangkut aset-aset Pemerintah Daerah yang jumlahnya ribuan bidang. Dengan kerjasama yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang selalu turun kelapangan bersama dengan DPR, Bupati dan Walikota diyakini semua persoalan tanah bisa selesai.
Hadi memaparkan dengan dilakukannya pensertifikatan tanah khususnya milik aset-aset Pemerintah Daerah tersebut sudah menyelamatkan kekayaan Negara kurang lebih mencapai Rp 637 triliun. “Mudah-mudahan dengan penambahan aset yang kita sertifikatkan kita bisa menyelamatkan aset-aset Pemerintah, bisa mengintevigasi agar tidak terjadi permasalahan-permasalahan dikemudian hari,” tutupnya.red
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota