PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
kota
Baca Juga:
- Bupati Palas Jadi Inspektur Upacara HUT RI ke-81, Persatuan Jadi Pesan Utama
- Bupati Tapsel Gus Irawan Serahkan Remisi HUT RI, 135 Narapidana Rutan Sipirok Dapat Pengurangan Hukuman
- Wakil Bupati Asahan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI di Lapas Labuhan Ruku : 24 Warga Binaan Kini Bebas, 780 Orang Terima Pengurangan Pidana
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan pesantren dengan memfasilitasi para lulusan agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, saat menghadiri acara Penamatan Kelas VII Angkatan ke-30 dan Wisuda Raudhatul Athfal ke-19 Pondok Pesantren Darul Ulum di Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Kamis (7/5/2026).
Kehadiran Bupati Saipullah dalam kegiatan itu turut didampingi Penjabat Sekda Madina Afrizal Nasution, Plt Kepala Dinas Kominfo Muhammad Syail Lubis, Plt Kepala Dinas Pendidikan dr. Faisal Situmorang, Kabag Kesra Bahruddin Juliadi, Camat Tambangan Bahrain Daulay, serta Camat Kotanopan Enda Mora Lubis.
Dalam sambutannya, Bupati Saipullah menegaskan bahwa pemerintah daerah siap membangun kolaborasi dengan seluruh lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Mandailing Natal.
"Pemda Madina siap bekerja sama dalam memajukan pendidikan di daerah ini. Ilmu yang sudah diperoleh para santri harus dijalankan secara konsisten dan menjadi bekal masa depan," ujar Saipullah.
Menurut Saipullah, Mandailing Natal membutuhkan generasi muda yang unggul dan memiliki daya saing tinggi untuk mengelola potensi sumber daya alam daerah secara maksimal di masa depan.
Karena itu, dia mengajak seluruh santri untuk terus melanjutkan pendidikan dan tidak berhenti belajar setelah menamatkan pendidikan pesantren.
"Kami ingin anak-anak Madina mampu bersaing, bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional," katanya.
Bupati juga menyebut pendidikan yang telah ditempuh para santri selama bertahun-tahun di pesantren menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter, disiplin, dan wawasan keagamaan sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saipullah turut memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Darul Ulum yang dinilai konsisten mencetak generasi muda berkarakter dan religius.
Sebagai salah satu pesantren tertua di Bumi Gordang Sambilan, Darul Ulum disebut memiliki peran besar dalam membangun kualitas pendidikan keagamaan di Mandailing Natal.
Bupati berharap para santri yang telah menyelesaikan pendidikan dapat menjadi generasi yang membanggakan, baik bagi keluarga, pesantren, maupun daerah.
"Semoga para lulusan menjadi generasi penerus yang membawa nama baik pesantren dan Kabupaten Mandailing Natal," harapnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
kota
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
News
Momen Kebangsaan Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai
News
Medan sumut24.co Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggara
kota
HUT RI ke81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba AntarOPD
kota
Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT Kami Siap Berkolaborasi
News
Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
kota
Wayang &ldquoAbiyasa Madeg Brahmana&rdquo Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM
kota
Spanduk &ldquoIrsyadi dan KroniKroninya Kuasai Pemerintah Aceh&rdquo Muncul di Simpang Surabaya
News
Medan sumut24.co Semangat dan semarak kemerdekaan Indonesia tahun ini turut hadir dalam perkembangan mobilitas masa depan. Di tengah momen
Ekbis