Kamis, 14 Mei 2026

Erry Diprediksi Didukung Demokrat dan PDIP

Administrator - Selasa, 21 November 2017 14:43 WIB
Erry Diprediksi Didukung Demokrat dan PDIP

MEDAN|SUMUT24

Baca Juga:

Sebagai petahana, H Tengku Erry Nuradi diprediksi akan mendapatkan dukungan dari partai Demokrat dan juga PDI P Sumut. Namun, hingga saat ini kedua partai politik itu masih mempertimbangkannya.

“Saya melihat ada potensi partai Demokrat dan PDI P akan memberikan dukungan pada petahana. Namun sampai dengan saat ini, masih menimbang-nimbang,” ujar Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Fernanda Putra Adela kepada SUMUT24, Selasa (21/11).

Untuk PDI P, lanjutnya, kemungkinan akan menurunkan kadernya dari pusat untuk mendampingi Erry maju dalam Pilgubsu mendatang, seperti Efendi Simbolon atau Maruarar Sirait, atau kemungkinan juga akan disandingkan dengan Sekjen PDI P Sumut, Soetarto.

Sedangkan untuk calon yang berasal dari partai Demokrat, Fernanda mengaku sulit untuk memprediksinya, bahkan sama sekali belum tergambarkan. Menurutnya, peluang JR Saragih sebagai Ketua DPD Demokrat Sumut juga sangat tipis untuk maju dalam Pilgubsu.

Dalam keterangannya itu, Fernanda juga menyoroti agar Golkar Sumut dapat segera mencari sosok yang layak menggantikan posisi Ngogesa Sitepu, yang mundur sebagai Cawagubsu.

Erry Didampingi Mutia Hafidz

“Saya pikir, Mutia Hafidz cocok diturunkan ke Sumut untuk menjadi calon Wakil Gubsu yang akan mendampingi Erry,” kata Fernanda, saat ditanya siapa sososk yang layak menggantikan posisi Ngogesa sebagai Cawagubsu.

Sebagai sosok seorang wanita, katanya, Mutia Hafidz adalah kader Golkar yang memiliki nilai juang yang tinggi. Selain itu, sebagai seorang aktifis, dan politikus sosok Mutia ini juga cukup dikenal di Sumut.

“Artinya, bila kemudian terjadi head to head, maka peluang Erry dan Mutia Hafidz bisa cukup stabil, atau bertambah. Karena, Mutia juga dikenal dan punya nama di Sumut,sewaktu mencalonkan diri untuk duduk di DPR RI,” paparnya.

Fernanda mengatakan, semua prediksi diatas dapat saja terjadi jika Golakr tetap memberikan dukunganya terhadap Erry. Karena, ada juga kemungkinan Golkar menarik dukungan terhadap Erry. Melihat konstelasi yang terjadi saat ini, proses lahirnya rekomdasi yagn dikeluarkan oleh DPP Golkar itu saat berada ditangan Setya Novanto.

“Dinamika politik itu bisa saja berubah. Apalagi jika dilihat dari jumlah kursi. Golkar adalah partai pemenang di Sumut, dengan jumlah kursi yang paling banyak,” terangnya.

“Kendati demikian, hal itu tergantung dengan cara dan kemampuan Erry dalam melakukan lobi,” tambahnya.

Sedangkan untuk Edy Rahmayadi sendiri, lanjutnya, dengan adanya koalisi beberapa partai politik yang telah terbangun saat ini, sudah cukup bagus dan sangat stabil. Melihat dukungan yang ada saat ini, Fernanda juga memprediksi kalau dukugnan tersebut besar kemungkinan akan bertambah lagi.

“Saya prediksi bisa jadi dalam Pilgubsu mendatang, hanya ada 2 calon saja atau Head to Head,” ungkapnya.(W01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
Resmi Dilantik, Pengurus FORWAKA Medan Periode 2026–2028 Diharapkan Perkuat Sinergi Pers dan Aparat Hukum
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
komentar
beritaTerbaru