Dua Terduga Bandar Sabu Diciduk, 20,35 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan di Lubuk Pakam
Dua Terduga Bandar Sabu Diciduk, 20,35 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan di Lubuk Pakam
kota
MEDAN |SUMUT24
Baca Juga:
Pengamat Politik Universitas Sumatera Utara (USU) Drs Wara Sinuhaji MHum mengatakan, dalam politik situasi detik per detik bisa berubah. Dan partai politik itu melakukan berbagai upaya untuk meraih kekuasaan. Dan itu ada target maksimal dan minimal.
Beberapa bulan lalu, DPP Golkar mengeluarkan statemen mendukung calon Gubsu yang minimal itulah maksimal, makanya Golkar itu tidak ngotot menjadi orang nomor satu walau perolehan suaranya itu signifikan di legislatif. Situasi politik saat itu mereka melihat Tengku Erry lebih baik dibanding kandidat lain. Karena itu mereka menempatkan kadernya H Ngogesa Sitepu sebagai calon wagubsu dan Tengku Erry sebagai calon Gubsu.
Belakangan ini terjadi perkembangan di DPP Golkar, KPK menetapkan lagi ketua DPP Golkar Setya Novanto sebagai tersangka. “Itulah sering saya katakan kalkulasi politik itu bisa berubah-ubah,” kata Wara Sinuhaji menjawab wartawan di Medan, Senin (13/11) mengomentari Golkar Ancam Cabut Dukungan terhadap Erry Nuradi.
Kalkulasi politik itu bisa berubah balik, skenario bisa berubah, target minimal tadi diulang balik mungkin menjadi target nomor satu. Karena kemarin kita lihat Nasdem mengeluarkan deklarasi dan menempatkan kandidatnya Tengku Erry Nuradi dan tidak secara jelas Nasdem bersama ketuanya Surya Paloh mengungkapkan siapa yang menjadi wakil Tengku Erry. Ini lah yang membuat multi tafsir.
Dan seperti diucapkan Surya Paloh, mengutip ucapan Presiden Jokowi yang mengatakan Tengku Erry adalah calon yang terbaik. Tetapi bisa kita lihat Surya Paloh tidak tegas mengusung siapa wakil Tengku Erry. Ini membuat multi tafsir sehingga tarik menarik kepentingan “panas balik”.
“Bisa juga artinya itu Surya Paloh memberi keleluasaan kepada Tengku Erry sebagai kandidat Gubsu secara bebas melakukan negoisasi dengan partai lain,” ujar Wara.
“Jadi kalau ada statemen Partai Golkar ancam cabut dukungan terhadap Erry Nuradi, itu hanya gertak sambal saja. Karena ada kekuatiran Tengku Erry tidak jadi berpasangan dengan Ngogesa Sitepu. Ditafsirkannya begitu,” ujarnya.
Dikatakan Wara, tokoh-tokoh Politik ini harus pintar membaca dan menafsirkan simbol-simbol di dalam politik itu, sehingga tidak merugikan bagi partai. Artinya, jangan terlalu prematur mengeluarkan statemen sehingga tidak merugikan bagi partainya sendiri.
Peristiwa ini bisa dikatakan manufer politik. Artinya disisi lain, dengan peristiwa tersebut bisa menggoyahkan posisi Tengku Erry dan Ngogesa. Ketika Golkar goyah, ini menjadi peluang bagi kandidat lain untuk merangkul Golkar. Itulah politik dan seni di dalam politik.
“Kalau di dalam politik tidak ada pertemanan yang setia tetapi kepentingan yang abadi. Kepentingan ini detik per detik bisa berubah,” tegas Wara.
Namun calon-calon ini belum ada yang resmi didaftar di KPU. Kita tunggulah akhir Desember siapa yang defenitif sebagai calon Gubsu dan wakilnya. (C04)
Dua Terduga Bandar Sabu Diciduk, 20,35 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan di Lubuk Pakam
kota
Bank Sumut Hadirkan Smartcash, Dukung Transformasi Digital Transportasi Publik BRT Mebidang
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan keandalan pasokan listrik selama rangkaian peringa
kota
sumut24.co MEDAN, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa K
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (PLN UIP SBU) terus mendorong penerapan budaya hidup sehat
kota
sumut24.co ASAHAN, Gema semangat olahraga membahana di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (19/08/2026) sore. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin
News
sumut24.co ASAHAN, Stadion Mutiara Kisaran berubah menjadi lautan semangat dan kebersamaan pada Selasa (18/08/2026), saat babak final sekal
News
Solidaritas Ormas Gelar Aksi Penggalangan Donasi untuk Korban Gempa Flores
kota
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
kota