Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Baca Juga:
Medan I Sumut24
Jangan ada perlakuan diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, setiap warga memiliki hak yang sama untuk dilayani dan mendapatkan pelayanan terbaik dari sisi apapun. Dengan begitu, masyarakat benar-benar bisa merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka.
Hal ini ditekankan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat hadir dalam Medan Imlek Fair 2023 di Aksara Park, Jalan Aksara, Medan Tembung, Sabtu (4/2) sore. Sebab, selama ini, ungkapnya, ia mendengar masih banyak perlakuan diskriminatif yang di terima oleh warga dari etnis-etnis tertentu di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.
“Tidak boleh ada yang memandang suku, etnis, warna kulit dan apapun itu dalam memberikan pelayanan. Jadi, kepada seluruh jajaran Pemko Medan, saya ingatkan, ke depan, saya tidak ingin mendengar lagi ada perlakuan diskriminatif terhadap masyarakat,†kata Bobby Nasution menegaskan.
Dalam event yang turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, Wakil Wali Kota H Aulia Rachman, pimpinan Forkopimda Kota Medan, pimpinan organisasi keagamaan, perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Medan, menantu Presiden RI Joko Widodo ini minta seluruh masyarakat, terutama etnis Tionghoa untuk sama-sama menjaga kerukunan di Kota Medan.
“Imlek Tahun ini adalah tahun kelinci air. Tahun yang penuh harapan, kedamaian dan kemakmuran. Kita berharap, makna yang terkandung di dalamnya bisa terwujud di Kota Medan. Namun, bagi kita semua, untuk memaknai Imlek, kita bisa belajar dari tokoh Tionghoa, Tjong A Fie. Darinya kita belajar bagaimana hidup saling bertoleransi dan membantu antar umat beragama dan etnis,†imbuhnya.
Mengenakan pakaian khas Tionghoa, di hadapan aparat penegak hukum, ayah tiga orang anak itu juga minta untuk bertindak tegas terhadap perilaku kejahatan. Terlebih, bagi para geng motor (gemot) yang kerap meresahkan masyarakat bahkan tak jarang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Pak Kapolres, untuk gemot-gemot ini, sikat saja, Pak. Bersikap tegas saja terhadap geng-geng yang meresahkan warga dan arah tindakannya anarkis. Kita sudah buat posko-posko kamtibmas di semua kecamatan. Tinggal sama-sama eksekusi di lapangan saja. Kasihan warga yang jadi korban,†tegasnya.
Di kesempatan itu, Bobby Nasution juga menyerahkan bantuan sosial berupa sembako kepada 1.080 warga etnis Tionghoa Kota Medan secara simbolis. Medan Imlek Fair 2023 ini juga turut diramaikan 150 stand UMKM Kota Medan yang telah berlangsung sejak 1-5 Februari.Red
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota