Diburu Sampai ke Jambi Polda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
Diburu Sampai ke JambiPolda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
kota
MEDAN|SUMUT24 Kondisi Sumatera Utara saat ini, tentu memiliki kemajuan. Kendati demikian, jika dibandingkan dengan Provinsi tetangga, Sumut dapat dikatakan masih jauh tertinggal. Karenanya kita berharap, siapapun nanti yang akan terpilih menjadi pemimpin di Sumut, diharapkan dapat mengembalikan marwah Sumut seperti dahulu, yang diperhitungkan oleh provinsi lain.
Baca Juga:
“Contoh yang paling gampang sekarang ini adalah infrastruktur kita yang jauh masih tertingal,” ujar Irjen Pol (Purn) Wisjnu Amat Sastro kepada SUMUT24, Rabu (7/6).
Kondisi jalan yang tidak baik, lanjutnya, merupakan salah satu faktor penyebab kurangnya disiplin masyarakat di jalan raya. Karena, pada dasarnya masyarakat pengguna jalan hanya menginginkan dapat berjalan dengan nyaman. Dan hal ini tentu dapat ditanggulangi, jika saja masyarakat dapat bersikap cerdas dalam memilih pemimpinya kedepan.
Mantan Kapolda Sumut ini juga mengajak masyrakat untuk bersama-sama menghilangkan semboyan Sumut itu dari Semua Urusan Mesti Uang Tunai, menjadi Semua Urusan Mesti Tuntas, dan tidak bermasalah. MEnurutnya, perubahan mental itu harus dilakukan.
Sedangkan soal adanya perbedaan keyakinan ditengah masyarakat, menurutnya hal itu adalah hal wajar terjadi. Namun, perlu diingat, kita harus tetap bersatu dalam mewujudkan perjuangan. Jangan perbedaan ini menjadi penyebab kita saling gontok-gontokkan, tambahnya.
Kita berharap, sosok pemimpin Sumut kedepan adalah orang yang bisa mengangkat harkat dan martabat masayrakat, sehingga Sumatera Utara dapat lebih baik lagi, dari hari ini.
“Bukan berarti sekarang tidak baik. Tidak ada pemimpin yang tidak baik, mungkin ada kelemahan yang harus diperbaiki. Jangan kita lupakan perbuatan baik orang terdahulu kita, hal itu harus tetap kita hormati. Kedepan harus lebih baik lagi, jangan lebih mundur,â€terangnya.
Karenanya, lanjut Wisjnu, di bulan suci Ramadhan ini, mari kita satukan langkah kita kedepan. “Jangan mundur lagi kebelakang. Dan pemimpin kedepan jangan sampai status Quo, yakni tenang ditempat, karena sudah punya jabatan. Tidak boleh itu,” tambahnya.
Sebagai salah seorang tokoh masyarakat di Sumut, nama Wisjnu Amat Sastro disebut sebut sebagai akan maju pada pemilihan Gubernur Sumut 2018 mendatang, menanggapi hal ini Wisjnu tak menampiknya.
“Saya kebetulan kan adalah putra daerah asli. Saya lahir, besar dan sekolah disini. Selain itu,saya juga pernah mengabdi dan mencari makan disini,” katanya.
Wisjnu juga menuturkan, kalau dirinya sudah melihat hampir seluruh Kabupaten/ Kota yang ada di Sumut. Dan menurutnya, perlu segera dilakukan perubahan, khususnya pada masyarakat yang dibawah.
“Kasihan mereka, Lapangan pekerjaan sulit, bersaing sulit, petani sulit, mari kita rubah ini. Jika masyarakat memberi kepercayaan kepada saya, saya akan amanah,” tegasnya.
Kita fokus kepada masyarakat kecil, sambungnya. Karena, yang paling kasihan itu adalah masyarakat kecil, yang dalam sehari saja belum tentu bisa makan.
Menurutnya, langkah prioritas yang harus segera dilakukan adalah, memperbaiki pertanian. Karena, saat ini para petani sudah tidak punya lahan, lalu bagaimana petani dapat hidup.
Selain membenahi soal listrik yang masih selalu byar pret di Sumut, Wisjnu juga menuturkan langkah prioritas selanjutnya yang harus segera dibenahi adalah pendidikan.
Menurutnya, pendidikan sangat penting dalam mengikuti persaingan kedepan. Karena, masyarakat tidak akan dapat bersaing, kalau kalau sumber manusianya bodoh, karena tidak bisa sekolah yang disebabkan orang tua tidak punya uang. Kemudian, pembenahan yang juga harus dilakukan adalah pada kesehatan. Karena, kalau masyrakatnya sering sakit sakitan, bagaimana bangsa ini menjadi kuat.
“Kalau rakyat sehat, diisi dengan gizi yang bagus, pendidikan yang bagus, Insha Allah kita bisa bersaing,” tandasnya mengakhiri. (W01)
Diburu Sampai ke JambiPolda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
kota
Bentrok Pemuda di Pancur Batu Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah.
kota
Ketika Bebas Visa Menjadi Celah Judi Online Alarm Baru Kedaulatan Digital Indonesia
kota
KOMNAS PA Pusat Berikan Penghargaan kepada Polsek Pantai Labu atas Kepedulian dan Perlindungan terhadap Anak serta Guru Tahfiz Qur&rsquoan
kota
116 Pengedar dan Pengguna Narkoba Diciduk, Polda Sumut Bakar 21 Barak Narkoba dalam Dua Hari
kota
Polsek Tanjung Morawa Amankan Dua Terduga Pelaku Percobaan Curanmor
kota
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News