Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
Baca Juga:
Medan I Sumut24.co
Masalah pembullyan dalam konten Media Sosial (Medsos) yang diduga dilakukan akun @alvin_mtd alias Mamak Gardam terhadap Marliana Sihotang (58), berakhir dengan perdamaian antara kedua belah pihak. Perdamaian dilakukan secara kekeluargaan dengan mengambil tempat di salah satu cafe di Kota Medan, Kamis (27/10/2022).
Alvin Matondang yang hadir bersama pengacara dan tim kerjanya, menyampaikan permintaan maafnya secara langsung kepada Marliana Sihotang yang datang bersama putra bungsunya.
Dihadapan pengacara Marliana, Ranto Sibarani, SH serta perwakilan marga Simanjuntak yang dihadiri Poltak Simanjuntak beserta Rudiyat Simanjuntak, Alvin mengaku menyesali perbuatannya itu.
“Sebagai yang lebih muda, saya meminta maaf kepada Kak Marliana Sihotang, atas perbuatan saya. Saya menyesali perbuatan saya itu. Terlebih saya sebagai Suku Batak, setelah mengetahui Kak Marliana bersuamikan marga Matondang, hati saya shok. Saya tidak akan mengulangi lagi perbuatan itu dan konten saya yang berkaitan dengan Kak Marliana, sudah saya hapus. Semoga Kakak mau memaafkan saya atas kekeliruan saya itu,” tutur Alvin dengan tulus sembari menempelkan kedua tangannya menyembah dan memeluk erat Marliana Sihotang dengan wajah penyesalan.
Hal yang sama juga disampaikan Marliana Sihotang. “Saya juga sebagai manusia punya kesalahan dan mohonlah kesalahan saya juga dapat dimaafkan Adikku, Alvin Matondang,” ucap Marliana dengan mimik terharu.
Keduanya kemudian berpelukan kembali dan berharap agar rantai silaturahmi antar keduanya dapat terjalin dengan baik.
Ranto Sibarani dihadapan kedua belah pihak mengatakan bahwa perdamaian yang telah dicapai, tidak akan dilanjutkan lewat jalur hukum. “Dengan adanya perdamaian ini, maka persoalan hukumnya juga tidak akan dilanjutkan. Dan saya himbau kepada semua pihak juga untuk tidak lagi melanjutkan permasalahan ini dan dapat menghormati perdamaian yang telah Ibu Marliana dan Bang Alvin lakukan secara elegan, sportif, dan penuh nuansa kekeluargaan,” ujar Ranto.
Ditambahkan Ranto, Alvin Matondang adalah aset Kota Medan dengan potensi yang ada pada dirinya. Dia berharap, Alvin dapat lebih profesional dengan mengenyampingkan emosionalnya dalam membuat konten-kontennya. Terlebih, Alvin sudah mempunyai followers yang banyak, yang menurutnya itu adalah potensi Alvin yang perlu terus dikembangkan dan didukung bagi kemajuan Kota Medan.
Sedangkan Poltak dan Rudiyat, merasa salut dan bangga dengan keterusterangan, kejujuran, dan kebesaran hati Alvin Matondang. Keduanya yakin bila kelak Alvin Matondang yang mereka ketahui sangat menyayangi Ibunya boru Sinaga, dapat menjadi orang yang sukses.
Perdamaian ditutup dengan membuat rekaman video saling memaafkan serta ucapan dari Ranto Sibarani yang mengatakan bahwa kasus tersebut telah selesai.red
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
kota
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
kota
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Diduga Bebas Beraksi, Pelangsir Angkut 180 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Transit Batangkuis
kota
sumut24.co MedanSebanyak 320 jurnalis dari berbagai daerah di Sumatera Utara siap bertanding dalam Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara
Sport
sumut24.co MedanSuasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Halal B
kota