Selama Oktober 2026, Operasi Sadar Pajak Kendaraan Digelar Serentak di 33 Kabupaten/Kota di Sumut
Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak Kendaraan, Permudah Warga Lakukan Pembayaran
News
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
Terkait Pekerjaan jalan jurusan Sibulele menuju Desa Bonandolok mangkrak, akibat kaburnya Kontraktor asal Kota Medan berinisial BM, sangat kita sayangkan.
“Sebaiknya Kadis PU Samosir Bresman Simangunsong agar bertanggungjawab sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA),” tegas Ketua Barisan Rakyat Pengamat Korupsi (Barapaksi) Otty S Batubara kepada SUMUT24, Senin (6/3).
Menurutnya, dalam hal tersebut sebaiknya Kadis PU Samosir harus bertanggungjawab. “Karena dari awal lelang saja kan pasti diketahui track rekord para peserta lelang,” ujar Otty.
Ini kemungkinan kontraktor tersebut sudah pernah bleklist tapi KPA tidak tahu makanya terjadi kebobolan kaburnya kontraktor nakal tersebut. Dalam hal ini juga sebaiknya Kadis PU segera melaporkan kasus tersebut keaparat kepolisian. Agar diketahui apa kasusnya, kenapa kontraktor bisa lari, kalau tidak ada apa-apanya. “Kalau Kadis PU Samosir tak melapor kuat dugaan terjadi persekongkolan jahat antara Kadis PU dengan kontraktor nakal tersebut,” tegas Otty S Batubara.
Sebelumnya Terkait Pekerjaan jalan jurusan Sibulele menuju Desa Bonandolok. Kecamatan Balige, Nomor DPA SKPD: 900/27/DPA/DPPKKD/2016, dengan Nomor Kontrak:10-KTR/PPK-1/DAK/DPU-JJ/VIII/2016, nilai kontrak Rp1.791.520.000, Tahun Anggaran 2016, pelaksanan/penyedia CV YASHA dimulai 04 Agustus 2016. Proyek tersebut akhirnya mangkrak.
“Kontraktornya berinitial BM yang berdomisili di Medan, menghilang tak nampak batang hidungnya lagi, setelah menerima panjar 30 % dari nilai kontrak,” ujar Kadis PU Toba Samosir Bresman Simangunsong, ST yang ditanyai SUMUT24 beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dikatakan Bresman Simangunsong, lokasinya proyek ini berada di ibukota Kabupaten Toba Samosir. Seharusnya tak akan lolos pengawasan Dinas Pekerjaan Umum Toba Samosir setiap saat. Namun inilah kenyataannya, proyek jalan penghubung ibukota ke Desa Bonandolok yang telah sepuluh tahun tak pernah mendapat perhatian itu bermasalah pula. Sejak awal proyek ini dikerjakan, sudah nampak tanda-tanda akan timbul masalah. Ketika itu, pekerjaan senilai Rp1.791.520.000, nampak pada papan proyek tanggal dimulai pada 04 Agustus 2016, akan tetapi tanggal dan bulan selesainya tidak tertera.
“Dinas PU Tobasa telah memutus kontrak kerja dengan CV.YASHA bulan Oktober lalu. Benar, konraktornya telah menerima panjar pekerjaan sebesar 30%. Tetapi, volume pekerjaan yang telah dilaksanakan, tidak sesuai dengan panjar yang diterima,” ujar salah seorang staf Dinas PU Toba Samosir. Diakuinya, kontrak kerja dengan CV. YASHA sudah diputus, pekerjaan tersebut akan dilanjutkan tahun 2017. Namun, Bresman Simangunsong tidak memberi jawaban tentang sisa panjar yang telah diterima kontraktor sebelumnya. (W03)
Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak Kendaraan, Permudah Warga Lakukan Pembayaran
News
Dinkes, Disdik, dan BPBD Paluta Bersinergi, Ratusan Masker Dibagikan ke Sekolah
News
Lahan Sitataring Diklaim Tanah Adat dan Pemegang SHM, Riwayat Kepemilikan Disorot
News
KERJA NYATA KEMENIMIPAS MENJAGA PINTU NEGARA, MEMBUKA JALAN HARAPAN
News
KARHUTLA, TOBAT EKOLOGIS Dan KOMUNIKASI PEMERINTAH
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Tim Satgas Percepatan Rehabitas dan Rekonstruksi (PRR) Pasca Bencana Sumut Aceh melakukan Monitoring dan Evaluasi
News
Bupati Solok Serahkan Reward kepada 187 Petugas Satpol PP dan Damkar
kota
Sarang Narkoba Mencirim Digerebek Bandar Diringkus, Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
News
Suling Perdana Kapolda Sumut, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
News
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum