Bupati Bersama Forkopimda Pakpak Bharat Menerima Kunjungan Kerja Tim Satgas PRR
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Tim Satgas Percepatan Rehabitas dan Rekonstruksi (PRR) Pasca Bencana Sumut Aceh melakukan Monitoring dan Evaluasi
News
MEDAN | SUMUT24 Kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Medan milik Pemprovsu sebesar Rp19 miliar lebih terus bergulir.
Baca Juga:
“Kejatisu diminta segera memproses kasus tersebut dengan terlebih dahulu memeriksa Direktur RS Haji Medan Diah Retno serta pejabat yang terlibat dalam menggelapkan uang negara tersebut,” tegas Presiden Gerakan Aku Geram Anti Koruptor (Gagak) Safrizal Elbatubara kepada SUMUT24, Minggu (26/2).
Menurutnya, Kejatisu diminta untuk mengusut kasus dugaan korupsi yang terjadi di RS Haji Medan yang sampai hari ini belum tuntas. “Kita menduga telah terjadinya dugaan korupsi di rumah sakit plat merah milik Pemprov Sumut tersebut. Dengan adanya pengusutan cepat itu, dapat menguatkan proses penyelidikan penggunaan dana Rp19 miliar pada tahun 2016 di RS Haji Medan yang tidak tepat sasaran tersebut,” tegas Safrizal.
Dalam proses penyelidikan, ujarnya, sejumlah pejabat RS Haji Medan harus diperiksa termasuk Dirut RS Haji Medan Dr Diah Retno yang diindikasi mengetahui proses dana BLUD ini,” katanya.
“Kita juga meminta Kejatisu akan bersikap profesional menangani kasus ini, karena tidak sedikit uang rakyat yang diduga dikorupsi para pejabat RS Haji Medan tersebut. Kejatisu juga agar meningkatkan kasus ini ke status penyidikan sehingga diketahui siapa-siapa pejabat yang terlibat menggelapkan uang negara,” tegas Safrizal Elbatubara.
Sekadar diketahui, adanya temuan bahwa, diduga dana yang digunakan untuk peningkatan fasilitas kesehatan dan perawatan pasien itu tidak diperuntukkan sebagaimana mestinya dan tidak tepat sasaran.
Kemana lagi dana tersebut kalau tidak dikorupsi secara berjemaah. Diantaranya Pengadaan obat-obatan habis pakai selama setahun Rp10.552.000.000, Pengadaan bahan makan dan minum pasien Rp2.000.000.000, belanja bahan habis pakai kebutuhan Radiologi Rp 700.000.000, Belanja Kebutuhan Gas dapur Rp600.000.000, Belanja bahan pakai loundry Rp 100.000.000, Pengadaan habis pakai dapur Rp600.000.000, Pengadaan gas elpigi Rp100.000.000 dengan beberapa item tanpa diketahui lokasinya dan banyak lagi yang lainnya. (W03)
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Tim Satgas Percepatan Rehabitas dan Rekonstruksi (PRR) Pasca Bencana Sumut Aceh melakukan Monitoring dan Evaluasi
News
Bupati Solok Serahkan Reward kepada 187 Petugas Satpol PP dan Damkar
kota
Sarang Narkoba Mencirim Digerebek Bandar Diringkus, Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
News
Suling Perdana Kapolda Sumut, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
News
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum