Senin, 17 Agustus 2026

Periksa Direktur Diah Retno, Dugaan Korupsi Dana BLUD RS Haji Medan Rp19 Miliar

Administrator - Minggu, 26 Februari 2017 14:34 WIB
Periksa Direktur Diah Retno,  Dugaan Korupsi Dana BLUD RS Haji Medan Rp19 Miliar

MEDAN | SUMUT24 Kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Medan milik Pemprovsu sebesar Rp19 miliar lebih terus bergulir.

Baca Juga:

“Kejatisu diminta segera memproses kasus tersebut dengan terlebih dahulu memeriksa Direktur RS Haji Medan Diah Retno serta pejabat yang terlibat dalam menggelapkan uang negara tersebut,” tegas Presiden Gerakan Aku Geram Anti Koruptor (Gagak) Safrizal Elbatubara kepada SUMUT24, Minggu (26/2).

Menurutnya, Kejatisu diminta untuk mengusut kasus dugaan korupsi yang terjadi di RS Haji Medan yang sampai hari ini belum tuntas. “Kita menduga telah terjadinya dugaan korupsi di rumah sakit plat merah milik Pemprov Sumut tersebut. Dengan adanya pengusutan cepat itu, dapat menguatkan proses penyelidikan penggunaan dana Rp19 miliar pada tahun 2016 di RS Haji Medan yang tidak tepat sasaran tersebut,” tegas Safrizal.

Dalam proses penyelidikan, ujarnya, sejumlah pejabat RS Haji Medan harus diperiksa termasuk Dirut RS Haji Medan Dr Diah Retno yang diindikasi mengetahui proses dana BLUD ini,” katanya.

“Kita juga meminta Kejatisu akan bersikap profesional menangani kasus ini, karena tidak sedikit uang rakyat yang diduga dikorupsi para pejabat RS Haji Medan tersebut. Kejatisu juga agar meningkatkan kasus ini ke status penyidikan sehingga diketahui siapa-siapa pejabat yang terlibat menggelapkan uang negara,” tegas Safrizal Elbatubara.

Sekadar diketahui, adanya temuan bahwa, diduga dana yang digunakan untuk peningkatan fasilitas kesehatan dan perawatan pasien itu tidak diperuntukkan sebagaimana mestinya dan tidak tepat sasaran.

Kemana lagi dana tersebut kalau tidak dikorupsi secara berjemaah. Diantaranya Pengadaan obat-obatan habis pakai selama setahun Rp10.552.000.000, Pengadaan bahan makan dan minum pasien Rp2.000.000.000, belanja bahan habis pakai kebutuhan Radiologi Rp 700.000.000, Belanja Kebutuhan Gas dapur Rp600.000.000, Belanja bahan pakai loundry Rp 100.000.000, Pengadaan habis pakai dapur Rp600.000.000, Pengadaan gas elpigi Rp100.000.000 dengan beberapa item tanpa diketahui lokasinya dan banyak lagi yang lainnya. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Upacara HUT ke-81 RI di PTPN I Regional 1 Berlangsung Khidmat, Ini Semaraknya
Semarak HUT Ke-81 RI, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sambut Pawai Karnaval
HUT Ke-81 RI, 638 Warga Binaan Lapas TBA Terima Remisi, 17 Orang Langsung Bebas
Bupati Asahan Pimpin Upacara Pengibaran Bendera HUT ke 81 RI, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Rambate Rata Raya
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Wali Kota Tanjungbalai Ajak ASN Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Bupati Solok Kukuhkan Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Semangat Kebangsaan
komentar
beritaTerbaru