Usai Bertanding, Gubsu ke-17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Baca Juga:
- Usai Bertanding, Gubsu ke-17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
- Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
- Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot: Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evaluasi
PEMATANGSIANTAR I Sumut24.co
Ketersediaan benang menjadi perhatian Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis. Pasalnya, tidak stabilnya ketersediaan dan harga benang memengaruhi produksi pengerajin, terutama masalah harga.
Nawal Lubis pun telah membahas persoalan ketersediaan benang tersebut dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Aspan Sofian. Tahun depan, mereka akan berupaya memperlancar distribusi benang ke Sumut.
“Saya sudah mengobrol dengan Pak Aspan, kita akan upayakan distribusi benang, mungkin kita akan buat distributor atau bagai mana nantinya, tetapi yang pasti kita akan upayakan tahun depan,” kata Nawal Lubis, saat membuka Pelatihan Perwarnaan Alami Zona Dataran Tinggi 1, di Hotel Horison, Kota Pematangsiantar, Senin (29/8).
Melalui ketersediaan benang dan pewarna alami, Nawal Lubis percaya, tenun Sumut akan lebih bersaing. Apalagi menurutnya, hasil tenun Sumut sangat diminati masyarakat baik dalam maupun luar negeri.
“Produk kita ini sangat diminati, kemarin waktu ibu Panglima TNI, ibu Hetty borong hasil tenun Sumut. Begitu juga saat W20, mereka suka sekali dengan tenun kita,” kata Nawal Lubis.
Pewarna alami saat ini memiliki nilai jual yang bagus menurut Nawal Lubis. Bahan baku yang sering dijadikan pewarna alami seperti tawas, tunjung, kayu zior, secang, kayu kuning atau, jolawe.
“Produk ramah lingkungan banyak dilirik orang saat ini dan kita punya banyak bahan bakunya, dan konsep-konsep go green, back to nature, diminati, jadi produk kita harus unggul di situ,” terang Nawal.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Pematangsiantar Kusma Erizal Ginting mengatakan, pengrajin butuh distributor benang agar harganya stabil dan lebih murah. Dengan begitu pengrajin tetap bisa berproduksi dengan lancar dan harga produknya tidak tinggi.
“Ada 347 pengrajin di sini, tetapi karena bahan bakunya kadang sulit, jadi produksi mereka tidak stabil. Kalau ini kita selesaikan cost produksi tentu berkurang signifikan,” kata Kusma.
Pelatihan ini akan berlangsung selama empat hari, dari 29 Agustus hingga 1 September 2022, diikuti 20 pengrazin dari Zona Dataran Tinggi Sumut. Diharapkan peserta yang hadir menjadi agen-agen didaerahnya untuk mengembangkan kain tenun Sumut.
“Setelah kegiatan ini kami harap peserta bisa membagikan ilmunya dan menjadi agen-agen perubahan di tempatnya masing-masing,” tambah Kusma.
Hadir pada pelatihan tersebut, Sekretaris Dekranasda Sumut Hasnah Lely, Ketua Dekranasda Kabupaten Simalungun Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Ketua Dekranasda Kabupaten Humbahas Kristina Dosmar Banjarnahor. Hadir juga advisor community development Toba Tenun Erlina Pardede dan OPD terkait Pemprov Sumut, serta Pemko Pematangsiantar.red2
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota