Teguh Santosa: Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
Teguh Santosa Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Seringnya penipuan yang terjadi dengan membawa nama besar kerabat seorang pejabat kelas atas. Direktur Puspa (Pusat Studi Hukum dan Pembaruan) Sumut, Muslim Muis, meminta para korban untuk tidak takut dan segera melaporkan pelaku ke polisi.
“Kalau sudah penipuan harus dilaporlah ke Polda. Korban sudah dijanjikan uang tapi belum diserahkan proyeknya itu penipuan penggelapan dan segera ditangkap pelaku,” ujar Muslim menjelaskan jika pelaku telah jelas tindakan pidananya.
Menurutnya, hubungan kerabat dengan pejabat tertinggi di Kabupaten tersebut harusnya tidak membuat korban untuk gentar atau merasa terintimidasi. Melainkan membuat korban menjadi berani untuk mengungkapkan kebenaran sehingga pelaku tidak memakan korban lebih banyak lagi.
“Penyerahan dana kerjasama terjadi karena adanya kepercayaan jika dia adik bupati. Korban percaya karena adik bupati tidak mungkin bohong menurut mereka sehingga dia menyerahkan uang,”ungkap Muslim menjelaskan alur terjadinya tindak pidana.
Menurutnya tindak pidana dapat terjadi jika ada kesempatan sehingga pelaku memperdaya para korbanya.” Memanfaatkan nama besar keluarga sering terjadi dan saya sering menangani kasus ini. Polisi harus cepat bertindak jangan berpihak kepada pelaku. Faktor kedekatan hubungan baik yg sudah terjalin selama puluhan tahun bukan menjadi jaminan dalam ikatan.tapi pada hakekatnya uanglah segalanya yang bisa menghalalkan segala cara,”terangnya.
Sebelumnya, korban MS, penduduk Jalan Sirandorung Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara Rantauprapat, bersama pelaku berinisial A yang merupakan adek kandung Bupati Labuhan Batu, terjadi pada Septmber lalu. Pelaku menawarkan pekerjaan disalah satu dinas dikabupaten Labuhan Batu berupa PL (penghujukan langsung).
Setelah terjadi kesepakatan antara A dan MS. Pelaku meminta uang kepada MS uang tunai sebesar 12 juta rupiah sebagai jaminan proyek tersebut tidak lari ungkap.
Walaupun tidak menggunakan bukti penyerahan uang hitam diatas putih atau surat menyurat MS menyerahkan uang tersebut berkelang waktu satu minggu.
MS menyerahkan uang tersebut disaksikan masing-masing Andi Sangkot dan N Manalu. Setelah uang diterima A adek kandung pejabat itu langsung pergi meninggalkan lokasi.
Sedikitpun tak pernah tersirat apalagi muncul kecurigaan pada pelaku. Mengingat hubungan korban dan pelaku telah dekat seperti keluarga. “Mana mungkin sanggup A berbuat seperti ini padaku karena A itu tahu persis uang yang diterimanya itu dari saya. Itu uang orang yg dipeercayakan kepada saya apabila terjadi apa-apa dibelakang hari tentu jaminanya saya,”ujar MS sebagai korban.
Menurut korban terbongkarnya penipuan yang dilakukan A ketika korban menanyakan proyek tersebut ke dinas terkait. Dimana proyek yang dijanjikan pelaku ada namun pengerjaan bukanlah diberikan kepada korban melainkan orang lain.
Korban yang mendapati informasi tersebut mencoba menghubungi pelaku ke seluler dan mendatangi rumah pelaku. Namun, pelaku tidak bisa lagi dijumpai dan dihubungi.
Sementara ketika korban mencoba menanyakan prihal penipuan yang dilakukan oleh pelaku kepada Bupati tersebut. Abang pelaku merupakan pejabat tertinggi tersebut mengaku jika adiknya memang kerap menipu dan telah banyak yang menjadi korban bahkan dia menyarankan agar korban melaporkan adiknya kekepolisian.
Sebelumnya, korban mengaku telah menggadaika sertifikat rumah untuk mengembalikan uang yang diberikan kepada pelaku.okoh masyarakat perlindungan konsumen muktar matondang .ms bercerita mulai dari awal sampai akhir mengenai penipuan yg dilakukan adej pejabat tinggi itu.
Atas kejadian yang dilakukan oleh saudara Bupati tersebut, Tokoh Masyarakat Mukhtar, ikut berkomentar dan sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh oknum pejabat tinggi itu. “Seharusnya beliau sudah tau apa langkah yang akan ditempuhnya bukan malah memperkeruh keadaan. Apakah pejabat itu tidak tau dia itu sekarang pejabat publik orang yg diayomi dicontoh. Ada masyarakat yg mengadu kok itu jawababnya. Kepada MS agar menempuh jalur hukum. Insyaallah disana pasti ada solusinya,”ungkap muktar.(R06/muc)
Teguh Santosa Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
News
HUT Propam Polri ke24, Polres Tapsel Turun Langsung Berbagi dengan Warga Situmba
News
Judi Togel Diduga Beroperasi di Warung, Satreskrim Polres Padang Lawas Amankan AH
News
Kemarau Panjang di Padangsidimpuan! Di Bakti TNI AD 2026, Kodim 0212/Tapsel Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air
News
sumut24.co MedanPenerimaan zakat dan infak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan pada triwula
Umum
Rencana Mau Kabur ke Palembang!!!Dua Pelaku Pembunuh Wakil Rektor 2 IT&B Diberi Tindakan Tegas Terukur
News
sumut24.co JakartaPT Indosat Tbk secara resmi menetapkan perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur dan CEO, yang te
Ekbis
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News