Diburu Sampai ke Jambi Polda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
Diburu Sampai ke JambiPolda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
kota
MEDAN|SUMUT24 Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan, Surianto SH, menilai tidak adanya perubahan angka kemiskinan di Sumatera Utara khususnya Kota Medan, dikarenakan kecilnya peluang untuk mendapatkan pekerjaan. Sementara jumlah siswa yang menamatkan pendidikan di tingkatan SLTA sederajat maupun perguruan tinggi terus bertambah.
Baca Juga:
“Secara nasional memang belum ada perubahan angka kemiskinan. Malah makin bertambah,” ungkapnya kepada wartawan di Medan.
Kondisi ini, sambung mantan Ketua Komisi B DPRD Medan tersebut, diperparah lagi dengan munculnya kebijakan pemerintah pusat memberlakukan bebas visa bagi pengunjung ke beberapa negara, menyebabkan oknum tertentu memanfaatkan peluang itu untuk merekrut tenaga kerja asing yang akan ditempatkan pada sektor tertentu. Akibatnya sumber daya manusia (SDM) lokal tidak punya tempat untuk mendapatkan haknya (bekerja, red) sebagai warga negara.
“Pemerintah pusat maupun daerah harus memperketat masuknya arus pekerja asing. Tingkatkan SDM lokal dengan menggalakkan pelatihan yang mengarah pada terciptanya pengusaha muda. Tapi harus juga dibantu dengan permodalan. Sehingga ilmu yang mereka dapat saat pelatihan itu tidak menjadi sia-sia karena munculnya masalah baru setelah mendapatkan pelatihan. Itu menurut saya,” ujarnya.
Bukan cuma itu saja, pria yang akrab disapa Butong ini meminta Pemko Medan membuat kebijakan dengan cara mempermudah pengurusan perizinan untuk dunia usaha. Sebab selama ini untuk mendapatkan sebuah surat keterangan untuk mendapatkan permodalan, banyak syarat yang harus di siapkan oleh si pemohon.
“Kalau sudah banyak syarat yang diminta, alhasil si pomohon enggan untuk mempersiapaknnya. Disinilah letak tidak berkembangnya dunia usaha kita,” sindirnya.
Pada berita sebelumnya, berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan pada bulan September 2016 lalu, menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumatera Utara sebanyak 1.452.550 orang atau sebesar 10,27 persen terhadap jumlah total penduduk.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa jumlah dan persentase penduduk miskin di Sumatera Utara masih belum ada perubahan yang signifikan, di mana kondisi Maret 2016 jumlah penduduk miskinnya sebanyak 1.455.950 orang atau sebesar 10,35 persen.
“Dimana hanya ada penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 3.400 orang dengan penurunan persentase penduduk miskin sebesar 0,08 point,” papar Kepala Bidang Produksi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Bismark Sitinjak.
Ia menambahkan, jika dilihat dari sektor daerah penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2016 sebesar 9,69 persen, turun dibanding Maret 2016 yang sebesar 9,75 persen. Begitu juga dengan penduduk miskin di daerah perdesaan, yaitu dari 10,97 persen pada Maret 2016 turun menjadi 10,86 persen pada September 2016.
“Sehingga pada September 2016, garis kemiskinan Sumatera Utara secara total sebesar Rp.401.832,- per kapita per bulan. Untuk daerah perkotaan, garis kemiskinannya sebesar Rp.413.835,- dan untuk daerah perdesaan sebesar Rp.388.707 per kapita per bulan,†pungkasnya.(R02)
Diburu Sampai ke JambiPolda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
kota
Bentrok Pemuda di Pancur Batu Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah.
kota
Ketika Bebas Visa Menjadi Celah Judi Online Alarm Baru Kedaulatan Digital Indonesia
kota
KOMNAS PA Pusat Berikan Penghargaan kepada Polsek Pantai Labu atas Kepedulian dan Perlindungan terhadap Anak serta Guru Tahfiz Qur&rsquoan
kota
116 Pengedar dan Pengguna Narkoba Diciduk, Polda Sumut Bakar 21 Barak Narkoba dalam Dua Hari
kota
Polsek Tanjung Morawa Amankan Dua Terduga Pelaku Percobaan Curanmor
kota
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News