Minggu, 23 Agustus 2026

UAS dan Edy Rahmayadi Disambut 10 Ribuan Jemaah Tabligh Akbar di Pangkalan Susu

Administrator - Minggu, 07 Agustus 2022 18:34 WIB
UAS dan Edy Rahmayadi Disambut  10 Ribuan Jemaah Tabligh Akbar di Pangkalan Susu

LANGKAT- Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi disambut 10 ribuan jemaah Tabligh Akbar Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sabtu (6/8) malam. Mereka berkumpul di Lapangan Sepakbola Pangkalan Susu, Bukit Jengkol, Kabupaten Langkat.

Baca Juga:

Keramaian Tabligh Akbar ini telah terlihat sepanjang jalan menuju Lapangan Sepakbola Pangkalan Susu. Masyarakat berbaris di pinggir jalan untuk menyapa Abdul Somad dan Edy Rahmayadi. Beberapa kali Edy Rahmayadi turun dari mobilnya untuk foto bersama masyarakat.

“Luar biasa antusias masyarakat menyambut Ustaz Abdul Somad di sini. Sama seperti saya yang jauh-jauh datang dari Medan untuk mendapat tausiyah dari Ustaz Abdul Somad,” kata Edy Rahmayadi saat memberikan sambutan.

Edy Rahmayadi berharap masyarakat Langkat khususnya Pangkalan Susu tetap menjaga keamanan dan ketentraman daerah ini. “Tempat ini aman, damai, tentram. Begitu banyak kita berkumpul di sini, kalau dari laporan ketua panitia tadi sekitar 10 ribu dan acara ini berlangsung lancar. Tetap jaga itu, tetap pertahankan,” kata Edy Rahmayadi, yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis.

Abdul Somad dalam ceramahnya juga sempat menceritakan asal muasal mengapa Istana Kesultanan Langkat disebut Darul Aman. Menurutnya karena daerah ini di bawah Kesultanan Langkat memang aman dan tentram.

“Darul artinya rumah dan aman artinya aman, karena tempat ini memang aman dan damai. Kenapa? Tempat ini masih menjaga adat istiadat, tata krama, adat istiadat yang sejalan dengan syariat makanya sampai sekarang masih aman dan tentram,” kata Abdul Somad dalam ceramahnya.

Hal ini harus dipertahankan menurut Abdul Somad, apalagi dengan tantangan zaman yang  bisa mengarah ke degradasi berbudaya. Salah satu caranya menurut Abdul Somad adalah cara orang tua mendidik anaknya.

“Berbudaya itu diturunkan dari orang tua, dari kebiasaan kita, tak bisa dua tiga bulan jadi itu tata krama dan sopan santun. Kalau orang tua membiarkan anaknya tak berbudaya, hilang sopan santun, tak tau tata kerama hancurlah kita,” kata Abdul Somad.

Tabligh Akbar ini juga dihadiri  Plt Bupati Langkat Syah Afandin, para tokoh-tokoh agama, masyarakat dan organisasi-organisasi kemasyarakatan Kabupaten Langkat/red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ambal Warso ke-31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
Usai Bertanding, Gubsu ke-17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot: Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evaluasi
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
Pertandingan Persahabatan  PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
komentar
beritaTerbaru