Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
Jakarta I Sumut24.co Politikus dari Partai Gelora, Fahri Hamzah menilai Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah sensi melihat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi dengan musuh PDIP.
Baca Juga:
Fahri Hamzah berpendapat jika PDIP sensi dengan Jokowi karena mantan Walikota Solo itu terlihat nyaman dan merasa banyak terbantu oleh para pengusaha ketimbang dari PDIP sebagai partai pengusung Jokowi sebagai Presiden Indonesia.
“Nah inilah yang menyebabkan kemudian partainya merasa ya kalau kita secara frontal ya, karena kita kan tahu di partai mana banyak pengusaha dan pemimpin partai mana berasal dari alumni partai mana, gitu. Itu musuh bebuyutannya PDIP,” kata Fahri Hamzah, kemarin.
Karena hal itu, Fahri Hamzah mengatakan jika PDIP merasa sensi melihat kadernya lebih berpihak ke sisi lain.
“Jadi PDIP juga sensi juga ngelihat kok kader kita ini kan tiba-tiba ke sebelah sana lebih banyak, karena bekerja dengan pengusaha tadi,” ucap Fahri Hamzah.
“Lalu dilihat oleh orang, bukan kita yang ngomong ya, tapi dilihat secara oleh orang agak secara kasar itu memotongnya sekarang ini,” lanjutnya.
Tetapi, Fahri Hamzah menyatakan jika yang dialami oleh PDIP sekarang karena Jokowi berpaling ke pihak lain adalah akibat dari masa lalu.
“Ini semua adalah akibat dari kita enggak mengatur sistemnya secara baik, termasuk juga mengatur soal koalisi dan sebagainya, seolah-olah dalam presidensialisme ada koalisi,” ujar mantan wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2014-2019 itu.
Fahri berucap seharusnya PDIP jangan menganggap Jokowi adalah miliknya karena ada dari parta-partai lain yang mendekat kepadanya bahkan ada yang mau menjadikannya sebagai Ketua Umum.
“Begitu Pak Jokowi jadi presiden, PDIP gak bisa merasa itu adalah presidennya karena ada partai lain yang merasa di partainya itu lebih dekat dengan Pak Jokowi,” tutur Fahri.
“Bahkan ada partai mengatakan ‘kami enggak punya calon, selama Pak Jokowi jadi presiden maka kami nggak punya calon’ katanya. Ada partai yang lebih dalam mungkin nawarkan kepada Jokowi jadi ketua umum,” sambungnya.red
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
kota
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
kota
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Diduga Bebas Beraksi, Pelangsir Angkut 180 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Transit Batangkuis
kota
sumut24.co MedanSebanyak 320 jurnalis dari berbagai daerah di Sumatera Utara siap bertanding dalam Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara
Sport
sumut24.co MedanSuasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Halal B
kota